4. Red Tails (2012)
Tuskegee Airmen yang terkenal disiplin justru digambarkan dengan stereotip rasis, seperti mabuk-mabukan dan bercanda saat bertugas.
Film juga menggambarkan seolah mereka tidak pernah kehilangan pesawat pengebom.
Padahal catatan sejarah menunjukkan sekitar 25 pesawat hilang dan 66 pilot gugur.
5. Inglourious Basterds (2009)
Meskipun bergaya fantasi, beberapa penampilan karakter Nazi dianggap terlalu karikatural.
Selain itu adegan interogasi petani Prancis dinilai tidak realistis.
Namun, unsur seperti Operasi Greenup tetap akurat dan berdasarkan kisah nyata.
6. Windtalkers (2002)
Baca Juga: Siapa Aktor Pemeran Prabowo di Film Timur? Ini Profil Lengkap Jabal Nur
Film ini menggambarkan pengawal penutur kode Navajo diperintahkan membunuh mereka jika tertangkap.
Ini adalah salah kaprah, sebab pengawal bertugas melindungi, bukan menghabisi mereka.
Film juga lebih fokus pada aksi ketimbang sejarah.
7. Enemy at the Gates (2001)
Walaupun terinspirasi kisah penembak jitu Vasily Zaytsev, film memperbesar peran Nikita Khrushchev dan menggunakan detail yang tidak tepat.
Salah satunya seperti pesawat pengebom yang terbang terlalu rendah serta seragam yang tidak sesuai.
Namun, adegan penyeberangan Sungai Volga masih berangkat dari kesaksian nyata
8. Pearl Harbor (2001)
Sejarawan menilai film ini sarat kesalahan: pesawat Jepang yang muncul memakai teknologi 1950-an, warna pesawat tidak autentik.
Ada pula adegan USS Arizona Memorial yang sebenarnya baru dibangun era 1960-an.
Film juga memasukkan drama fiktif yang menenggelamkan akurasi sejarah.
9. Saving Private Ryan (1998)
Meski terkenal akurat secara emosional, sejumlah sejarawan menilai adegan pendaratan Normandia digambarkan salah.
Pantai dibuat terlalu kecil, rintangan anti-pendaratan dipasang ke arah laut, dan senapan mesin ditembak terus-menerus padahal laras aslinya cepat panas.
Film juga menggambarkan tentara Jerman sebagai pasukan pasif serta menunjukkan tank Sekutu yang datang dengan urutan yang tidak tepat.
10. Battle of the Bulge (1965)
Sejarawan John McManus menyebut film ini kacau dari sisi sejarah.
Tank yang digunakan adalah model pascaperang, formasi tank tampil linear dan tidak realistis.
Belum lagi Hutan Ardennes digambarkan terlalu jarang serta bersalju padahal kondisi aslinya jauh berbeda.
Itulah tadi film Perang Dunia II yang dikritik oleh sejarawan karena tidak akuratnya informasi yang disampaikan dalam alur cerita.
Bagaimana menurutmu?
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Review Agak Laen: Menyala Pantiku! Komedi Mahal dengan Naskah yang Solid
-
Cara Dapat Diskon 20 Persen Nonton Film Konser Enhypen
-
MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek SISI, Tiga Karya Terbaik Tayang di JAFF
-
4 Film Indonesia Bertema Hukum, Ozora Diadaptasi dari Kisah Nyata
-
8 Rekomendasi Film Netflix Terbaik Tayang Desember, Troll 2 hingga Titanic
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka