Suara.com - Beredar video pemberian bantuan untuk korban bencana di Tapanuli yang menuai perhatian, salah satunya Inul Daratista.
Dalam video, warga mengeluh karena bantuan berupa beras yang dijatuhkan dari helikopter rusak yang akhirnya beras tumpah ke tanah.
"Tidak ada manfaatnya. Coba bapak perhatikan," ucap seorang warga menunjukkan bungkusan plastik yang sobek dan berasnya berserakan di tanah.
Menurut mereka bantuan menjadi sia-sia tak bisa dimakan.
Meski begitu, langkanya beras membuat warga tetap memungut beras yang tumpah di tanah.
Video itu kembali diunggah Inul Daratista dan mengomentarinya, betapa miris kondisi tersebut.
Menurut Inul, niat membantu yang tadinya baik menjadi tak ada gunanya.
"Nurani yang bersih, akan memiliki empati dari hati paling dalam. tapi jika nalurinya sudah mati, semua jadi tak ada arti apapun, meski sumbangsih sebesar gunung seluas lautan, semua menghitam kan pahala! ya Allah …. karepe piye toh iki," tulisnya disertai emoji menangis.
Beberapa senada dengan Inul, pemberian bantuan lewat helikopter itu dianggap kurang etis.
Baca Juga: Penampilan Verrell Bramasta Pakai Rompi Taktis di Area Banjir dan Longsor Jadi Perbincangan
Meski di beberapa pemberitaan, pemberian bantuan menggunakan holikopter karena akses darat tertutup semua dan ini jalan satu-satunya.
"Ini tu indonesia bukan Palestina, kenapa nggak bisa landing?" tanya netizen penasaran.
"Pakai akal dong kan ada tali ada jaring ada jala ada tambang, masa negara gak punya," timpal netizen lain.
"@prabowo bisa dibantu selidiki pak?? Yang kemudikan itu helikopter/pesawat siapa? Kayak begini apa layak? Kayak kasih bantuan ke hewan aja," pinta netizen lain.
"Giliran ngambil alam, hutan dan tambang kek nggak berdosa, giliran ngasih bantuan kek nggak ikhlas," sindir lainnya.
Sebelumnya, Inul juga sudah menyindir beberapa pihak yang langsung terjun ke lapangan namun niatnya untuk pencitraan.
Berita Terkait
-
Momen Haru Bocah Pengungsi di Aceh Tanya Ini, Najwa Shihab Sampai Kaget
-
Ratusan Nyawa Melayang, Mengapa Status Bencana Nasional Masih Menggantung?
-
'Nyumbang Sambil Dagang', Klarifikasi Richard Lee Pakai Hasil Jualan untuk Donasi Banjir Sumatra
-
Tragedi Sumatra: 631 Tewas, 472 Hilang, Pemerintah Siapkan Hunian Pasca Bencana
-
Gus Miftah Donasi Rp 1 Miliar ke Aceh dan Padang, Bakal Kunjungi Langsung Daerah Bencana
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan