- Film Gunpowder Milkshake menyajikan aksi neo-noir bertabur bintang seperti Karen Gillan dan Michelle Yeoh.
- Kisah berpusat pada Sam, pembunuh bayaran yang membelot demi melindungi Emily, menjadikannya target organisasi The Firm.
- Visual hiper-realistis dan koreografi pertarungan menjadi daya tarik utama, didukung ansambel aktris lintas generasi.
Suara.com - Jika Anda mencari film yang memadukan estetika permen karet dengan koreografi pertarungan yang mematikan, Gunpowder Milkshake adalah jawabannya.
Film yang menyatukan deretan aktris lintas generasi ini, mulai dari Karen Gillan hingga legenda Michelle Yeoh, menawarkan sebuah tontonan neo-noir yang memanjakan mata, meski terkadang terasa lebih mementingkan gaya daripada substansi.
Bagi penggemar genre aksi yang merindukan sentuhan John Wick namun dengan perspektif wanita yang dominan, film garapan sutradara Navot Papushado ini menjadi sajian yang tak boleh dilewatkan.
Sinopsis: Ketika Pembunuh Bayaran Menjadi Pelindung
Cerita berpusat pada Sam (diperankan oleh Karen Gillan), seorang pembunuh bayaran elite yang bekerja untuk organisasi misterius bernama "The Firm".
Sam mewarisi bakat ini dari ibunya, Scarlet (Lena Headey), yang terpaksa menelantarkannya 15 tahun lalu demi melindunginya.
Dalam kilas balik yang emosional, kita juga melihat Freya Allan (bintang The Witcher) yang memerankan versi muda dari Sam, memberikan konteks pada trauma masa kecil yang membentuknya menjadi mesin pembunuh yang dingin.
Konflik memuncak ketika sebuah misi berjalan kacau. Sam harus memilih antara loyalitas pada The Firm atau menyelamatkan nyawa seorang gadis kecil berusia 8 tahun bernama Emily (Chloe Coleman).
Keputusan Sam untuk melindungi Emily membuatnya menjadi target buruan organisasinya sendiri.
Baca Juga: Sinopsis Positively Yours, Dibintangi Choi Jin Hyuk dan Oh Yeon Seo, Tayang 2026
Dalam pelariannya, Sam terpaksa kembali ke masa lalu dan meminta bantuan ibunya serta sekumpulan rekan lama ibunya yang dikenal sebagai "The Librarians".
Di sinilah kita diperkenalkan pada trio mematikan: Florence (Michelle Yeoh), Anna May (Angela Bassett), dan Madeleine (Carla Gugino).
Perpustakaan mereka bukan sekadar tempat buku, melainkan gudang senjata yang disamarkan dalam literatur klasik.
Ulasan: Visual Memukau dan Ansambel Pemain Kelas Berat
Kekuatan utama film ini terletak pada desain produksinya yang "hiper-realistis".
Dunia dalam Gunpowder Milkshake tidak terikat pada aturan realitas; ia penuh warna neon, setelan jas rapi, dan senjata berlapis emas.
Berita Terkait
-
Sinopsis Positively Yours, Dibintangi Choi Jin Hyuk dan Oh Yeon Seo, Tayang 2026
-
Angel Has Fallen: Gerard Butler yang Pahlawan Dituduh Jadi Pengkhianat, Malam Ini di Trans TV
-
Karakter di Film Ozora sampai Terbawa ke Rumah, Chicco Jerikho Sering Menangis
-
Sinopsis Mother Mary: Anne Hathaway Jadi Bintang Pop dengan Rahasia Gelap
-
Bukan Sekadar Tontonan, Chicco Jerikho Sebut Film Ozora sebagai Simbol Perlawanan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan