Suara.com - Aktor Chicco Jerikho ikut membintangi film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel. Chicco mengaku bangga bisa main di film tersebut.
Chicco Jerikho mengatakan bahwa film arahan sutradara Anggy Umbara ini bukan sekadar tontonan biasa, namun mengandung pesan kuat bagi masyarakat luas.
Chicco pun mengungkap pandangannya mengenai urgensi film ini ditayangkan di tengah kondisi sosial saat ini.
"Menurut aku film ini sangat penting ya. Film ini adalah suara, sebuah harapan. Bahwa kita tidak bisa semena-mena menggunakan kekuasaan," kata Chicco Jerikho dalam jumpa pers di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Sekadar informasi, film ini mengangkat isu tentang penyalahgunaan wewenang yang terjadi di lingkaran sosial masyarakat elit.
Chicco menyadari bahwa film tak hanya memiliki peran sebagai hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai media kritik sosial yang ampuh untuk menyentil pihak-pihak yang merasa kebal hukum.
"Film ini simbol perlawanan untuk orang yang abuse of power," ujar suami Putri Marino tersebut.
Saat ditanya mengenai tantangan saat bermain film ini, ayah satu anak ini mengaku memiliki beban emosional karena harus memerankan ayah yang hancur melihat sang buah hati terbaring tak berdaya.
Baca Juga: Pesan Film Ozora, Muzakki Ramdhan Ingatkan Segala Tindakan Ada Konsekuensi
Aktor 41 tahun ini pun harus menyelami karakter Jonathan, ayah yang menyaksikan putranya koma akibat penganiayaan brutal.
"Saya seorang ayah. Saya enggak mengerti gimana perasaannya ketika jadi Jo pada saat itu. Akhirnya saya benar-benar merasakan ketika saya berperan sebagai Jo," ucap Chicco.
Chicco membayangkan apabila tragedi memilukan itu menimpa putri kandungnya sendiri, Surinala. Ia pun menceritakan gejolak batin yang ia rasakan.
"Rasa itu bukan akting. Saya ngerasa, gimana kalau itu sampai terjadi sama anak saya? Apa yang akan saya lakukan?” imbuh Chicco.
Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel
Untuk diketahui, film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel merupakan adaptasi langsung dari kasus penganiayaan sadis yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo terhadap David Ozora yang sempat menjadi isu Nasional sepanjang tahun 2023 lalu.
Film ini sendiri berkisah tentang seorang anak bernama David Ozora atau Wareng (Muzakki Ramdan) yang mengalami penganiayaan dari seorang pemuda bernama Dennis hingga membuatnya koma di rumah sakit.
Berita Terkait
-
Pesan Film Ozora, Muzakki Ramdhan Ingatkan Segala Tindakan Ada Konsekuensi
-
David Ozora Mendadak ke Luar Bioskop, Tak Sanggup Lihat Adegan Penganiayaan Dirinya
-
Ini 'Dalang' di Balik Replika Rubicon di Premiere Film Ozora, Fasilitasi Luapan Emosi Penonton
-
4 Film Indonesia Bertema Hukum, Ozora Diadaptasi dari Kisah Nyata
-
Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel Go International, Siap Tayang di 3 Negara
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Dihujat Gara-Gara Berkeliaran Saat Terkena Campak, Ruce Nuenda Minta Maaf
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Berandai Anaknya Naksir Verrell Bramasta, Rindradana: Salah Didik Saya
-
Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia Viral, Netizen +62 Ramai Beri Respons Kocak
-
Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini
-
Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya
-
Gugat Cerai Insanul Fahmi, Mawa Beri Pesan Menohok ke Inara Rusli: Sok Ambil, Saya Ikhlas
-
Pria Pergoki Calon Istri Check In dengan Suami Orang Seminggu Jelang Akad Nikah, Videonya Viral
-
Tabir Gelap Kematian Tragis Nizam Syafei: Fakta Baru Ayah Kandung Ternyata KDRT Ibu Tiri