- Prilly Latuconsina tidak mengambil film horor lain selama satu dekade demi komitmen pada karakter Risa Saraswati.
- Ia merasa terikat batin kuat dan menolak peran horor lain sebagai bentuk kesetiaan pada Danur.
- Film Danur: The Last Chapter menjadi penutup perjalanan Prilly sebagai Risa, tayang dijadwalkan tahun 2026.
Suara.com - Aktris Prilly Latuconsina blak-blakan mengenai alasannya tidak pernah mengambil tawaran film horor lain selama satu dekade terakhir.
Sejak membintangi film pertama Danur: I Can See Ghosts pada 2017, yang syutingnya dimulai pada 2015, Prilly ternyata memegang teguh komitmen eksklusif untuk karakter Risa Saraswati.
Hal ini diungkapkan Prilly dalam konferensi pers peluncuran poster dan judul Danur: The Last Chapter di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Desember 2025.
Menurut perempuan kelahiran 1996 ini, karakter Risa sudah menemaninya selama 10 tahun. Dia merasa memiliki ikatan batin yang kuat sehingga enggan "mendua" ke judul horor lain sebelum kisah Risa benar-benar usai.
"Selama 10 tahun aku enggak ngambil film horor lain. Kenapa? Sebenarnya alasannya sangat personal. Karena aku merasa karakter Risa dan aku tuh sangat dekat sekali," ungkap Prilly di hadapan awak media.
Bagi Prilly, menerima tawaran horor lain di tengah perjalanan waralaba Danur terasa seperti sebuah pengkhianatan terhadap karakter yang telah membesarkan namanya di layar lebar tersebut.
"Jadi aku ngerasa kayak mengkhianati karakter Risa kalau aku belum menyelesaikan perjalanan Danur tapi aku sudah main film horor lain," sambungnya.
Keputusan ini bukan tanpa godaan. Prilly mengaku selama rentang waktu tersebut, banyak tawaran naskah horor yang datang padanya.
Namun, kekasih Omara Esteghlal ini memilih untuk menolaknya dan mengalihkan fokus eksplorasi aktingnya ke genre lain seperti drama keluarga dan romansa.
Baca Juga: 5 Film Horor Klasik Terbaik Sepanjang Masa, Tak Kalah dari yang Modern
"Saya enggak mau mentang-mentang yang meledak pada saat itu genre horor, ya sudah saya main film horor terus, enggak explore yang lain. Makanya pada saat itu saya komitmen horor itu saya pengen hanya Danur saja karena karakter Risa sudah melekat," jelas aktris peraih Piala Citra tersebut.
Selain alasan emosional, Prilly juga tak menampik bahwa Danur memiliki jasa besar dalam kariernya.
Film inilah yang menjadi pembuka pintu baginya untuk masuk ke industri perfilman dan mematahkan stigma pesinetron yang sempat melekat padanya kala itu.
Kini, kesetiaan Prilly terbayar lunas. Produser MD Pictures, Manoj Punjabi, resmi mengumumkan Danur: The Last Chapter sebagai babak akhir dari saga Risa Saraswati yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026.
Film ini akan menjadi penutup perjalanan Prilly sebagai Risa, di mana dia akan beradu akting dengan jajaran pemain baru, termasuk Zee Asadel yang memerankan karakter Riri.
Dengan berakhirnya Danur, Prilly mengisyaratkan bahwa dirinya mungkin akan kembali membuka peluang untuk proyek horor lain di masa depan, asalkan naskahnya sesuai.
Berita Terkait
-
Potong Rambut Super Pendek, Prilly Latuconsina Bikin Omara Esteghlal Tergila-gila
-
Review Qorin 2: Film Horor Berisi dengan Ending Antiklimaks
-
Qorin 2 Sentil Pejabat dan Pemuka Agama Munafik, Horor Tentang Balas Dendam dan Fenomena Bully
-
Tayang di JAFF 2025, Film 'Kuyank' Kisahkan Horor Legendaris dengan Sentuhan Budaya Asli Kalimantan
-
Jelang Usia 30 Tahun, Prilly Latuconsina Akui Tak Percaya Diri dengan Flek Wajah Hingga Bekas Cacar
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal