Entertainment / Film
Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:45 WIB
Review The Carpenter's Son, Horor atau Drama Religi Gagal Fokus? (imdb)

Bagi saya, yang bukan penganut Kristen, ini seperti melihat fanfiction kuno yang diolah menjadi film arthouse gelap. Tidak menyinggung, tapi cukup provokatif untuk membuat beberapa orang salah paham.

Kenapa Banyak yang Protes? Mungkin Karena Belum Nonton

Review The Carpenter's Son, Horor atau Drama Religi Gagal Fokus? (imdb)

Ini bagian menariknya. Sebagai orang luar yang tidak terikat emosi terhadap narasi religius, saya bisa melihat fenomena ini dengan cukup objektif.

Banyak kecaman online seolah-olah film ini menampilkan Yesus sebagai villain pembantai massa. Padahal? Jauh sekali.

Film ini justru fokus pada pergulatan batin seorang anak yang diberi takdir besar dan tidak tahu bagaimana menghadapinya.

Bahkan, dari sudut pandang saya yang non-Kristen, film ini terasa cukup simpatik terhadap figur sentralnya.

Dari perspektif saya, The Carpenter's Son adalah eksperimen yang menarik namun tidak sepenuhnya berhasil.

Saya tidak menemukan blasfemi ekstrem yang ditakutkan sebagian orang, tapi juga tidak menemukan horor intens yang dijanjikan poster dan trailernya.

Meski begitu, film ini tetap layak ditonton karena temanya berani, visualnya menawan, performanya solid, serta reinterpretasinya unik, terutama bagi penonton non-Kristen yang ingin melihat sudut pandang baru

Namun, siap-siap saja, karena ritmenya lambat, identitas genrenya membingungkan, dan kadang terasa terlalu hati-hati.

Baca Juga: Review Film Qorin 2: Kritik Kasus Perundungan Lewat Teror Jin!

Apakah saya menyesal menonton? Tidak.

Apakah saya akan menontonnya dua kali? Hmm… hanya kalau Nicolas Cage tiba-tiba muncul di rumah saya dan memaksa dengan tatapan khasnya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Load More