- Pendakwah Habib Jafar menanggapi perdebatan Muslim mengucapkan selamat Natal melalui video.
- Ia menyoroti adanya tuntutan syahadat ulang bagi Muslim yang mengucapkan selamat Natal.
- Habib Jafar menekankan toleransi dan perbedaan pandangan ulama adalah hal biasa.
Suara.com - Tepat pada hari ini, Kamis, 25 Desember 2025, umat Kristiani di seluruh dunia tengah bersukacita merayakan hari raya Natal. Suasana damai dan penuh kasih menyelimuti momen sakral ini.
Namun, di balik momen perayaan Natal, ada perdebatan klasik yang kerap hadir. Hal itu berkaitan dengan umat muslim yang mengucapkan natal dan tidak.
Menanggapi fenomena yang kerap memicu gesekan ini, pendakwah kondang Husein Ja'far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Jafar turut memberikan pandangannya.
Melalui unggahan video, ia mencoba memotret fenomena perbedaan respons netizen.
Habib Jafar menunjukkan bagaimana ekstremnya sebagian orang dalam memberikan penilaian terhadap sesama Muslim.
Dalam video unggahannya, Habib Jafar memperagakan dialog imajiner antara netizen yang bersikap keras dengan seorang Muslim yang memiliki pandangan berbeda.
Ia menyoroti adanya tuntutan untuk melakukan syahadat ulang bagi mereka yang mengucapkan selamat.
"Luh ngucapin Selamat Natal? Haram tuh. Syahadat ulang luh. Ih," ujar Habib Jafar saat memerankan narasi dari sisi netizen yang kontra.
Habib Jafar kemudian beralih menunjukkan sudut pandang seorang Muslim yang mengedepankan sikap toleransi.
Baca Juga: Cerita Ezequiel Vidal Rayakan Natal Bersama Keluarga di Yogyakarta, Rindu Masakan Ini
Ia mencoba meredam ketegangan dengan menjelaskan, perbedaan pendapat di kalangan ulama adalah hal yang lumrah.
Habib Jafar pun memberikan respons yang lebih menyejukkan terkait adanya perbedaan pilihan landasan hukum yang diikuti oleh umat Islam.
"Oh, lu ngucapin Selamat Natal ke umat Kristiani. Berarti lu ngikutin ulama yang memperbolehkannya ya?" ucapnya dalam video tersebut.
Pria lulusan Magister Tafsir Qur’an di UIN Syarif Hidayatullah ini mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan.
Menurutnya, setiap orang memiliki cara yang unik dalam menunjukkan sikap toleransinya terhadap pemeluk agama lain.
"Yaudah, meskipun kita berbeda nih, tapi kita bisa tetep bersama. Lagian gua juga toleran kok, cuma cara gua berbeda aja sama lu," tambahnya lagi.
Berita Terkait
-
Dekorasi Natal Katedral Jakarta Tampil Sederhana, Gunakan Bahan Daur Ulang dan Wastra Nusantara
-
Mendagri dan sejumlah menteri pantau kesiapan ibadah Malam Natal 2025 di Jakarta.
-
Magis Natal di Jantung Jakarta: Kala Bundaran HI Bersolek dalam Lautan Cahaya
-
Urutan Film Home Alone Terbaik Sepanjang Masa, Wajib Ditonton Saat Natal
-
Tampil Menawan Saat Natal, Coba 4 Mix and Match OOTD ala Wonyoung IVE Ini!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings
-
Terpilih Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Beda Reaksi Fuji Ditanya Gebetan, Full Senyum saat Disinggung Reza Arap
-
Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu
-
Reza Arap Salting Parah di Depan Fuji, Rachel Vennya Malah Gencar Godain Terus
-
Prioritaskan Kesehatan, Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu
-
Vokalis Avenged Sevenfold Beri Kode Keras: Kita Harus Balik Lagi ke Jakarta
-
Barasuara Batal Manggung Usai Festival Riang Gembira Batal Digelar, Iga Massardi: Itu Zalim
-
Tanam Pohon di Makam Vidi Aldiano, Ayah Izin ke Rano Karno