- Vidio dan Screenplay Films meluncurkan series action berjudul Algojo, debut Arya Saloka dalam genre laga yang berlatar kerasnya Jakarta Utara.
- Serial ini mengisahkan Zar, seorang "Anjelo", yang terpaksa menjadi pembunuh bayaran demi menyelamatkan ayahnya dari bahaya besar.
- Algojo yang terdiri delapan episode dijadwalkan tayang eksklusif di platform Vidio mulai tanggal 16 Januari 2026.
Suara.com - Platform streaming Vidio bersama rumah produksi Screenplay Films baru saja memperkenalkan series terbaru bertajuk Algojo.
Mengambil latar belakang sisi kelam dan kerasnya kehidupan Jakarta Utara, serial ini menjadi momentum penting karena menandai debut aktor papan atas, Arya Saloka, dalam genre action.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 Januari 2026, para pemain dan sineas di balik layar memaparkan kompleksitas cerita yang memadukan aksi intens, drama keluarga, hingga humor satir khas jalanan.
Premis Unik: Dari 'Anjelo' Menjadi Mesin Pembunuh
Disutradarai oleh Rahabi Mandra, Algojo menawarkan premis yang tidak biasa.
Cerita berpusat pada tokoh Zar (Arya Saloka), seorang pemuda yang punya pekerjaan sebagai "Anjelo" alias antar-jemput pekerja seks komersial.
Kehidupannya yang sederhana di pinggiran Jakarta berubah drastis ketika sebuah insiden berdarah menyeret ayahnya ke dalam bahaya besar.
Demi menyelamatkan keluarganya, Zar terpaksa terjun ke dunia hitam dan berhadapan dengan organisasi pembunuh bayaran.
Wicky V Olindo, produser dari Screenplay Films, mengungkapkan bahwa ide cerita ini langsung memikat hati saat sesi brainstorming.
Baca Juga: Serial Terlaris dan Paling Banyak Ditonton di Vidio Sepanjang 2025
Latar belakang cerita yang mengangkat sisi lain Jakarta menjadi daya tarik utama.
"Ide Algojo ini langsung menangkap perhatian kita. Kita melatarbelakangi sebuah cerita yang sebenarnya ada unsur nyata-nyatanya. Which is ada daerah di penghujung Jakarta yang terkenal dengan tingginya tingkat kriminalitas," kata Wicky kepada awak media.
"Kami ingin mengangkat sesuatu yang lebih real, entah itu true story atau mitologi urban, tapi sesuatu yang familiar bagi kita di Jakarta," ucapnya menyambung.
Christo selaku perwakilan dari Vidio menambahkan bahwa Algojo memiliki diferensiasi yang kuat dibandingkan koleksi serial aksi Vidio lainnya.
"World building-nya Jakarta Utara banget. Dari setting-nya, karakternya, hingga koreografinya sangat beda," imbuhnya.
Untuk memastikan autentisitas cerita, tim produksi tidak main-main dalam melakukan riset.
Rahabi Mandra, sang sutradara, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Doms Dee, aktor yang juga berperan dalam serial ini.
Doms Dee disebut Rahabi sebagai "perpustakaan berjalan" mengenai seluk-beluk kehidupan jalanan di wilayah tersebut.
"Gue terpikat sekali ketika ditawari premis ada Anjelo mau jadi Algojo. Gue suka yang kontras seperti itu. Tapi gua merasa kurang paham areanya, sampai akhirnya ketemu Doms Dee. Gue banyak banget nanya sama dia, detail-detailnya, bahkan sampai celetukan-celetukan khas sana," ucap Rahabi.
Arya Saloka: Debut Laga yang Menguras Emosi
Sorotan utama tentu tertuju pada Arya Saloka. Dikenal luas lewat peran-peran drama romantis, suami fiktif sejuta umat ini mengambil risiko besar dengan keluar dari zona nyamannya.
Memerankan Zar bukan sekadar soal adu jotos, tetapi juga menyampaikan emosi seorang anak yang terdesak keadaan.
"Ini pertama kalinya saya terjun ke action series. Berat secara fisik, tapi menarik karena setiap gerakan Zar punya alasan emosional. Dia bukan sekadar berkelahi, tetapi dia bertahan demi orang-orang yang dia sayangi, sambil berjuang menjaga nuraninya," tutur Arya.
Aktor 34 tahun itu juga menceritakan tantangan syuting yang berlangsung di bulan Ramadan. Arya harus menjaga stamina untuk adegan pertarungan berat meski sedang berpuasa.
Transformasi fisiknya pun terlihat nyata, di mana Arya melakukan persiapan fisik intens dan diet ketat demi memvisualisasikan karakter Zar yang hidup di jalanan keras, meski dia enggan merinci detail penurunan berat badannya secara berlebihan.
Randy Pangalila dan Caitlin Halderman: Taktis dan Tangguh
Di sisi berseberangan, aktor spesialis laga Randy Pangalila memerankan Frengky, seorang algojo senior yang dingin, taktis, dan mematikan.
Randy menyebut karakter ini sangat berbeda dari peran-peran sebelumnya yang mungkin lebih emosional atau meledak-ledak.
"Kalau Frengky itu didesain untuk karakter yang paling taktis, yang paling bisa semuanya. Ada bantingan, kuncian, pukulan, tendangan, semuanya itu ada di Frengky," ujar Randy.
Randy dan Arya bahkan menjalani pelatihan dasar fisik selama dua bulan bersama Piranha Stunt sebelum masuk ke tahap koreografi, demi memastikan keamanan dan keindahan visual saat final battle.
Sementara itu, Caitlin Halderman hadir sebagai Icha, sosok perempuan yang menjadi kompas moral bagi Zar.
Caitlin menegaskan bahwa karakternya bukan sekadar pemanis, melainkan sosok tangguh yang berani bermimpi di tengah lingkungan yang gelap.
Caitlin bahkan melakukan adegan berbahaya tanpa stuntman.
"Saya suka itu karena dari adegan itu (di episode 1) memang saya benar-benar enggak pakai stand in. Botol itu memang (dipukul) ke kepala saya," cerita Caitlin antusias.
Mengenai chemistry dengan Arya, Caitlin mengaku prosesnya berjalan natural meski awalnya sempat canggung.
"Kebetulan dia (Arya) orangnya luwes banget. Dia suka ngobrol, suka bercanda. Jadi dari awal kami ketemu, makin ke sini makin sering ngobrol dan diskusi soal skrip," imbuhnya.
Serial ini juga dimeriahkan oleh vokalis band rock legendaris, Andi /rif, yang berperan sebagai Sadino, pemimpin organisasi kriminal yang karismatik namun kejam.
Ada pula Yusuf Mahardika yang memerankan Gori, karakter yang disebutnya memiliki "gebrakan" di setiap episodenya.
Dengan total delapan episode, "Algojo" menjanjikan tontonan yang tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga mengajak penonton merenungi moralitas di wilayah abu-abu.
Serial ini dijadwalkan tayang eksklusif di Vidio mulai 16 Januari 2026.
Berita Terkait
-
Serial Terlaris dan Paling Banyak Ditonton di Vidio Sepanjang 2025
-
5 Film dan Drama Korea Tayang di Vidio Desember 2025, Ada Love Me yang Dibintangi Seo Hyun Jin
-
4 Pengorbanan Arya Saloka di Series Algojo, Rela Diet 14 Kg hingga Mata Berdarah
-
Sisi Gelap Tanjung Priok di Series 'Algojo', Transformasi Arya Saloka dari Anjelo Jadi Tukang Jagal
-
5 Tontonan Film Baru di Vidio Desember 2025 yang Wajib Masuk Watchlist
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Sinopsis Film Supergirl yang Siap Tayang di Bioskop: Saat Sepupu Superman Menemukan Jati Dirinya
-
Konser FFOREVER Jakarta Digelar 3 Hari, Ini Rundown dan Jadwal Penukaran Tiket Resmi
-
Ruben Onsu Dituduh Tak Beri Nafkah, Perjanjian Bayar Rp200 Juta per Bulan dengan Sarwendah Dibongkar
-
Giring Ganesha Bertemu Personel Nidji, Seruan untuk Reuni Menyeruak
-
Nobody Loves Kay Tampilkan Konflik Keluarga dan Sahabat, Angkat Kisah Sukses Pro Player Kairi Onic
-
Sinopsis Elysium di Bioskop Trans TV Malam Ini: Gambaran Bumi Masa Depan yang Hancur dan Sekarat
-
Bullet Head: Ketika Penjahat Kelas Kakap Terjebak dalam Labirin Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Bukan Sekadar Game, Bima Azriel Ceritakan Pesan Mendalam di Film Nobody Loves Kay
-
Raline Shah Bagikan Cara Jaga Kesehatan Tanpa Diet Ketat
-
Rayakan Idul Adha 2026, Fuji Siapkan Sapi Kurban Jumbo 7 Kuintal