Entertainment / Gosip
Selasa, 20 Januari 2026 | 20:00 WIB
Bikin panik, Pevita Pearce salah sangka bunyi token listrik dikira bom. [Instagram]

Suara.com - Pevita Pearce mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah membagikan pengalaman panik mendengar bunyi token listrik di rumahnya.

Momen tersebut diunggah Pevita Pearce melalui Instagram Stories miliknya, @pevpearce pada Senin malam, 19 Januari 2026.

Dalam unggahan awalnya, istri pengusaha Malaysia Mirzan Meer itu mengaku sempat mengira bunyi aneh di rumahnya merupakan tanda sesuatu yang berbahaya.

"Kirain ada yang mau meledak, ternyata bunyi ini," tulis Pevita Pearce dalam Instagram Stories yang kemudian ramai dibagikan ulang warganet.

Sejak pagi hari, Pevita mengaku mendengar suara "tut-tut-tut" secara konstan yang membuatnya merasa tidak nyaman dan waspada.

Karena tidak familiar dengan suara tersebut, Pevita Pearce mengaku pikirannya langsung mengarah pada hal-hal yang mengerikan.

Bintang film 5 CM tersebut secara jujur mengatakan bahwa suara itu sempat ia kira sebagai detik bom atau tanda akan terjadi ledakan.

"Jadi dari pagi tadi itu ada bunyi-bunyi yang bikin aku takut banget, karena tut tut tut tut," ujarnya.

Baca Juga: The Greatest Role: Pevita Pearce Buka-bukaan Soal Buku Barunya yang Menginspirasi

"Aku kira kayak bunyi bom atau bunyi ada yang mau meledak. Ternyata ini dong," imbuh Pevita sambil menunjuk kWh meter dalam video lain.

Setelah menelusuri sumber suara tersebut, Pevita akhirnya menyadari bahwa bunyi berasal dari meteran listrik prabayar di rumahnya.

Pevita Pearce sempat panik mendengar bunyi token listrik berbunyi, dikira suara bom. [Instagram]

Bunyi itu ternyata menandakan bahwa pulsa token listrik miliknya hampir habis dan perlu segera diisi ulang.

Kesadaran tersebut membuat Pevita Pearce menertawakan dirinya sendiri karena merasa terlalu panik sejak pagi.

Tidak berhenti sampai di situ, bintang film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck itu juga melontarkan keluhan kocak terkait posisi meteran listrik di rumahnya.

Dia mengaku harus bersusah payah mengambil tangga karena letak kWh meter yang terpasang terlalu tinggi.

Load More