- Caleb Saba, putra Verlita Evelyn, menyuarakan pelestarian satwa langka Indonesia melalui karya seni lukis kolaboratif sejak usia dini.
- Hasil karya Caleb tidak hanya dipajang, tetapi juga dijual untuk didonasikan serta melibatkan anak-anak dari Wahana Visi Indonesia dalam proses kreatifnya.
- Kesuksesan inisiatif ini merupakan hasil perpaduan antara dukungan penuh orang tua dan fasilitas sekolah yang mendorong empati serta berpikir kritis.
Suara.com - Putra Verlita Evelyn dan Ivan Saba, Caleb Saba, mematahkan anggapan bahwa isu pelestarian satwa dan lingkuhan sebagai urusan orang dewasa saja.
Caleb yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD)sudah menyuarakan isu tersebut. Caranya lewat karya seni lukis kolaboratif.
Caleb menampilkan sejumlah lukisan bertema satwa langka Nusantara dalam sebuah Media Gathering yang digelar di BINUS SCHOOL Simprug, Rabu, 21 Januari 2026.
Karya-karya tersebut lahir dari proses eksplorasi imajinasi dan empati, sekaligus menjadi bagian dari kolaborasi kreatif bersama BINUS Creativerse dan program Service Action dalam kurikulum sekolah.
Ketertarikan Caleb pada seni rupa, menurut Verlita Evelyn sang bunda, tumbuh secara alami tanpa paksaan. Dia menyebut keluarga awalnya tidak pernah merencanakan Caleb untuk menekuni dunia seni lukis secara serius.
"Awalnya kami juga tidak menyangka dia punya bakat menggambar. Tapi karena dia suka dan hasilnya bagus, kami sebagai orang tua memilih mendukung, bukan mengarahkan ke hal lain," kata Verlita.
Aktris 42 tahun tersebut menilai lingkungan sekolah berperan besar dalam memfasilitasi minat anak.
Dari proyek awal yang dijalani, karya Caleb bahkan sempat diproduksi dan hasil penjualannya disumbangkan ke organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang lingkungan.
"Dari situ Caleb belajar bahwa gambar bukan cuma pajangan. Karyanya bisa membantu dan punya dampak nyata," ucap Verlita.
Baca Juga: Verlita Evelyn Curhat Sempat Dikuatkan Iqbal Pakula Saat Carlo Saba Meninggal
Pengalaman tersebut mendorong Caleb untuk mengembangkan proyek yang lebih inklusif. Dia melibatkan anak-anak dari Wahana Visi Indonesia agar seni menjadi ruang berbagi dan kolaborasi sosial, bukan sekadar ekspresi personal.
"Caleb selalu bilang semua anak harus merasa punya. Tidak harus sama warnanya, ukurannya, atau bentuknya. Yang penting pesannya," ucap Verlita.
Pesan itu juga ditegaskan langsung oleh Caleb. Bocah tersebut menekankan bahwa fokus utama karyanya adalah perlindungan terhadap hewan-hewan yang terancam punah.
"Yang paling penting itu melindungi mereka. Banyak hewan yang hampir punah, padahal mereka punya peran baik untuk alam," tutur Caleb.
Kepala sekolah setempat, Isaac Koh, menilai karya siswa seperti Caleb menunjukkan bahwa proses belajar dapat melampaui ruang kelas.
Menurutnya, karya tersebut tidak hanya mencerminkan kreativitas, tetapi juga empati, kepedulian, dan kemampuan berpikir kritis sejak usia dini.
Inisiatif Caleb menjadi contoh bahwa langkah kecil yang konsisten, bahkan dari seorang anak, dapat menanamkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem dan masa depan satwa Indonesia.
Berita Terkait
-
Korban Pemukulan Secara Brutal yang Terjadi di Jalan Tol, Ternyata Adik dari Verlita Evelyn
-
Indah Kurniawati Beberkan Kondisi Justin Frederick: Luka di Rahang, Mata Merah hingga Memar
-
6 Fakta Terkini Terkait Pemukulan Justin Frederick Adik Verlita Evelyn
-
Politisi Indah Kurniawati Beberkan Kondisi Justin Frederick: Jalani Observasi Intens di RS, Rahang Luka Hingga Muntah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA