Entertainment / Gosip
Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:32 WIB
Lula Lahfah. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal di Apartemen Essence Dharmawangsa pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 18.00 WIB.
  • Penemuan jenazah dipicu kecurigaan ART karena pintu kamar terkunci dan Lula tidak merespons sejak pagi.
  • Penyebab kematian diduga kuat karena masalah kesehatan, ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di lokasi.

Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan resmi merilis laporan kronologis terkait penemuan jenazah selebgram Lula Lahfah di Apartemen Essence, Dharmawangsa, Jakarta Selatan. 

Berdasarkan laporan yang ditandatangani oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, peristiwa yang terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026 ini bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga (ART) karena pintu kamar yang terkunci seharian.

Dalam laporan bernomor polisi tersebut, dijelaskan bahwa korban ditemukan meninggal dunia di kamarnya di lantai 25 sekitar pukul 18.00 WIB. 

Pihak kepolisian kemudian menerima laporan resmi dari petugas keamanan apartemen pada pukul 18.44 WIB.

Kecurigaan Sang Asisten Rumah Tangga

Peristiwa bermula dari kecurigaan Asiah, asisten rumah tangga korban.

Sepanjang hari Jumat itu, Asiah berada di luar kamar, sementara Lula berada di dalam dengan kondisi pintu terkunci.

Hingga sore hari, perempuan kelahiran tahun 1999 tersebut tak kunjung keluar.

Merasa khawatir karena mengetahui majikannya sedang sakit, Asiah akhirnya meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk membuka paksa pintu kamar tersebut.

Baca Juga: Polisi Dalami Kematian Lula Lahfah, Jenazah Dievakuasi dari Apartemen Essence

Kekhawatiran Asiah terbukti benar saat pintu berhasil dibuka.

"Setelah saya masuk beserta pihak manajemen sekitar empat orang, ternyata almarhumah sudah dalam kondisi telentang silang, mulut terbuka, dan wajah berwarna kebiruan," kata Asiah dalam keterangan saksi kepada polisi.

Saat dicek, denyut nadi dan detak jantung Lula sudah tidak terdeteksi.

Kesaksian Rekan Korban

Cindy Azzahra, rekan sekaligus asisten pribadi korban, menuturkan bahwa dia sedang menjaga bazar baju milik Lula di kawasan Fatmawati saat kejadian.

Dia meninggalkan apartemen sekitar pukul 08.00 WIB ketika Lula masih tertidur.

Load More