Suara.com - Lula Lahfah ternyata jauh sebelum meninggal dunia pada 23 Januari 2026, pernah mengungkapkan memiliki penyakit yang menghantuinya.
Selebgram 26 tahun itu mengaku sangat takut jika meninggal dunia.
Di 8 Februari 2020, Lula curhat sesak napas hingga harus masuk rumah sakit.
Ternyata gejala susah napas, nyeri jantung yang sakitnya sangat menyiksa itu adalah asam lambung.
"Tadi tiba-tiba susah banget buat napas terus dada nyeri banget sampai ke RS, ngeri jantung gitu, tapi pas diperiksa bersyukur banget ternyata gue asam lambung. Tetap sih nyiksa sakitnya, tapi setidaknya jantung gue sehat sentosa," tweet Lula enam tahun lalu.
Kemudian di 2021, Lula juga curhat takut meninggal karena penyakitnya itu.
"Overthinking sampai GERD lalu makin overthinking karena takut meninggal," kicaunya waktu itu.
Terakhir kali, Lula Lahfah membeberkan penyakit yang dideritanya setelah dia dirawat di rumah sakit di awal tahun 2026.
Baca Juga: Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
Menurutnya, penyakitnya sudah komplikasi karena ada beberapa yang dirasakan.
"Borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD," balas Lula saat ada yang tanya dia sakit apa.
Polisi juga mengungkap ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondom Indah (RSPI) di apartemen Lula.
Sebelumnya, kabar kematian Lula mengagetkan publik.
Lula ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di apartemennya pada 23 Januari 2026.
Muncul isu dirinya overdosis dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Berita Terkait
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Suasana Duka Selimuti Rumah Duka Sentosa, Jenazah Lula Lahfah Disemayamkan
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah
-
Sakit Borongan, Gejala ISK yang Dibeberkan Lula Lahfah Sebelum Meninggal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara