- Spider-Man 2 (2004) dianggap pencapaian genre pahlawan super karena memadukan dilema kemanusiaan Peter Parker dan aksi memukau.
- Peter Parker menghadapi penurunan hidup dan kehilangan kekuatan psikosomatis akibat beban ganda sebagai pahlawan super.
- Ancaman utama film ini adalah Dr. Otto Octavius (Doc Ock), ilmuwan jenius yang menjadi penjahat setelah eksperimennya gagal total.
Suara.com - Dua dekade telah berlalu sejak Peter Parker pertama kali berayun di gedung-gedung New York, namun sulit untuk membantah bahwa Spider-Man 2 (2004) tetap menjadi salah satu pencapaian tertinggi dalam genre pahlawan super.
Meskipun film pertamanya yang dirilis pada 2002 meletakkan fondasi yang kuat, sekuelnya berhasil melampaui ekspektasi dengan menggabungkan dilema kemanusiaan yang mendalam dengan aksi blockbuster yang memukau.
Spider-Man 2 bisa Anda saksikan di Trans TV pada Selasa (27/1/2026) malam ini pukul 21.00 WIB. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
Dalam Spider-Man 2, kita bertemu dengan Peter Parker (Tobey Maguire) yang berada di titik terendah dalam hidupnya.
Ia berjuang mempertahankan pekerjaannya sebagai pengantar pizza, nilai kuliahnya merosot, dan ia harus menyaksikan wanita yang dicintainya, Mary Jane Watson (Kirsten Dunst), bertunangan dengan pria lain.
Beban ganda sebagai pahlawan dan warga biasa mulai menggerogoti mentalnya, hingga menyebabkan Peter kehilangan kekuatannya secara psikosomatis, sebuah busur cerita yang diadaptasi dari komik klasik Spider-Man No More!.
Namun, ancaman baru muncul dalam sosok Dr Otto Octavius (Alfred Molina), seorang ilmuwan jenius yang berubah menjadi villain tragis setelah eksperimen fusi nuklirnya gagal.
Dengan empat lengan mekanis yang memiliki kecerdasan buatan sendiri, "Doc Ock" menjadi lawan fisik dan intelektual yang sepadan bagi Spider-Man.
Di sisi lain, Harry Osborn (James Franco) semakin tenggelam dalam dendam terhadap Spider-Man yang ia yakini telah membunuh ayahnya, Norman Osborn (Willem Dafoe), yang terus muncul dalam bayang-bayang halusinasi Harry.
Baca Juga: Spider-Man (2002): Mahakarya Sam Raimi yang Mengubah Wajah Sinema Superhero, Malam Ini di Trans TV
Kekuatan utama Spider-Man 2 terletak pada naskahnya yang tidak terburu-buru. Sam Raimi memahami bahwa penonton peduli pada Spider-Man karena mereka peduli pada Peter Parker.
Penampilan Tobey Maguire memberikan kerentanan yang jarang ditemukan pada pahlawan super modern yang cenderung terlalu percaya diri.
Alfred Molina sebagai Doc Ock juga memberikan standar baru bagi antagonis film komik. Ia bukan sekadar penjahat yang ingin menguasai dunia; ia adalah pria yang hancur karena kehilangan istri dan ambisinya.
Adegan pertarungan di atas kereta api yang melaju kencang tetap menjadi salah satu sekuens aksi terbaik dalam sejarah sinema.
Bukan hanya karena efek visualnya, tetapi karena pertaruhan emosional di dalamnya, saat warga New York akhirnya melindungi identitas Peter sebagai bentuk terima kasih.
Sekuel ini dianggap jauh lebih kaya secara emosional dibandingkan pendahulunya, memberikan ruang bagi setiap pemeran, termasuk James Franco, untuk menunjukkan perkembangan karakter yang signifikan.
Berita Terkait
-
Spider-Man (2002): Mahakarya Sam Raimi yang Mengubah Wajah Sinema Superhero, Malam Ini di Trans TV
-
Film Thriller Lawas Terbaik Malam Ini di Trans TV: Ini Alasan Copycat (1995) Wajib Ditonton
-
Sinopsis Setan Alas! Pemenang Best Film JAFF 2023, Akhirnya Tayang di Bioskop
-
Siap-Siap! 6 Film MGM Pictures Paling Dinanti Tahun 2026
-
Run Hide Fight: Gadis SMA Lawan Penembak Sekolah, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Sekuel, Teman Tegar Maira Bawa Misi Penyelamatan Hutan Papua
-
Dibongkar Beby Prisillia, Onadio Leonardo Bebas Rehabilitasi Narkoba Besok
-
Sinopsis Portraits of Delusion, Reuni Bae Suzy dan Kim Seon Ho di Drakor Thriller Misteri
-
Sabrina Chairunnisa Sentil Warganet yang Menghakimi Lula Lahfah
-
Viral Pak RT di Jakarta Mendunia Gara-Gara Ubah Got Jadi Kolam Lele, Diundang TV Nasional China
-
Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan
-
Ibu Dali Wassink Sebut Justin Hubner Bukan 'Ayah Baru' Kamari, Jennifer Coppen Tak Terima?
-
Alasan Jule Lepas Jilbab, Bukan Karena Masalah Rumah Tangga
-
Jule Samakan Pernikahan dengan Kontrak Bisnis: Jangan Nikah Muda, Senang-Senang Dulu
-
5 Artis Merenungi Kembali Keputusan Nikah Muda, Terbaru Jule