Suara.com - Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang oleh viralnya cerita guru yang dipolisikan orangtua murid hanya karena menasihati anaknya.
Guru itu adalah Christiana Budiyati, guru SD di Pamulang yang harus menghadapi kasus hukum.
Kasus ini viral dan memicu perdebatan panjang di media sosial mengenai batasan antara memberikan edukasi karakter dan dugaan kekerasan verbal.
Berikut rangkuman kasus viral guru yang dilaporkan orang tua usai nasihati murid.
1. Kronologi Kasus
Kronologi kejadian ini bermula dari sebuah insiden pada kegiatan lomba sekolah pada Agustus 2025.
Saat itu, dilaporkan ada seorang siswa yang jatuh tersungkur, namun teman-teman di sekelilingnya tidak ada yang mencoba membantu.
Melihat fenomena krisis empati tersebut, Christiana Budiyati merasa perlu memberikan pembinaan mental.
Melalui akun Instagram @dinogabrl, anak sang guru menjelaskan bahwa ibunya hanya ingin menanamkan nilai-nilai kemanusiaan.
Agar anak-anak didikannya tumbuh menjadi pribadi yang peka terhadap penderitaan orang lain.
Baca Juga: Oknum Aparat Akhirnya Minta Maaf sambil Cium Tangan Sudrajat Penjual Es Gabus, Direspons Sinis?
2. Intervensi Dinas P3A dan Kegagalan Mediasi
Masalah yang menimpa Christiana Budiyati tidak hanya berhenti di kepolisian.
Orangtua murid juga membawa laporan ini ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Meskipun pihak sekolah dan otoritas terkait telah berupaya melakukan mediasi untuk menyelesaikan perselisihan secara kekeluargaan, titik temu gagal dicapai.
Pihak orangtua siswa lebih memilih untuk memindahkan anak mereka ke sekolah lain sembari tetap bersikeras melanjutkan proses hukum terhadap Christiana Budiyati.
3. Status Penyelidikan
Saat ini, kepolisian masih berada dalam tahap penyelidikan (lidik) dan penyidikan (sidik) untuk mengumpulkan alat bukti yang sah.
Pihak kepolisian menekankan bahwa mereka bekerja sesuai dengan koridor hukum yang jelas.
Berita Terkait
-
Oknum Aparat Akhirnya Minta Maaf sambil Cium Tangan Sudrajat Penjual Es Gabus, Direspons Sinis?
-
Netizen Buru Sosok Luna, Perempuan yang Diduga Pemantik Hoaks Es Gabus Spons di Kemayoran
-
Klaim Edukasi Berujung Bidikan Propam: Oknum Polisi Kasus Es Gabus Terancam Sidang Etik
-
Tragis, Guru SMP di Luwu Utara Babak Belur Dihajar Siswa Usai Tegur Aksi Bolos
-
Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah
-
15 Kontestan Indonesian Idol XIV Terpilih, Ada yang Dianggap Tak Layak
-
Sinopsis Film Streaming: Ketika Influencer Mencari Pembunuh Berantai
-
Sinopsis Vladimir, Kisah Profesor Terjebak Obsesi Terlarang dalam Series Terbatas Netflix
-
Drama Korea Recipe for Love, Kala Cinta Tumbuh dalam Konflik Dua Keluarga
-
Catat Jadwalnya, Ini 5 Film Hollywood Terbaru Tayang Februari 2026
-
Sinopsis Film Korea The Gardeners yang Bertabur Bintang
-
A Tme to Kill: Intrik KKK, Rasisme Brutal, dan Dilema Moral, Malam Ini di Trans TV
-
Girang Bebas dari Rehabilitasi, Onadio Leonardo: Banyak Ketololan yang Harus Gue Bayar
-
Nasib Apes Chiki Fawzi: Batal Jadi Petugas Haji, Barang Penting Ketinggalan di Asrama