Suara.com - Jurnalis internasional sekaligus aktivis kemanusiaan, Muhammad Husein, menyoroti spekulasi yang beredar mengenai kemungkinan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah tewas dalam serangan Iran.
Di awal penjelasannya, Husein menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan bukanlah sebuah klaim, melainkan pertanyaan yang muncul dari sejumlah kejadian yang dinilainya janggal.
“Guys, kayaknya Netanyahu memang udah mati deh. Disclaimer ya ini bukan sebuah klaim, ini pertanyaan,” ujarnya pada Sabtu (14/3/2026)
Menurut Husein, peristiwa yang terjadi pada 2 Maret menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian kejadian tersebut.
Ia menyebut Iran saat itu meluncurkan serangan yang diklaim menyasar kantor Netanyahu di Yerusalem.
“Masuk 2 Maret, di sini menariknya. Iran mulai meluncurkan gelombang kesepuluh operasi Wa’d Al-Shadiq yang keempat,” kata Muhammad Husein.
Saat itu garda revolusi Iran menyebut bahwa nasib Netanyahu tidak diketahui.
Pada hari yang sama, menurut Husein, beredar pula foto-foto yang menunjukkan Netanyahu berada di lokasi serangan.
Baca Juga: Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab
Namun ia mempertanyakan keaslian kemunculan tersebut.
“Di hari yang sama muncul foto-foto Netanyahu lagi berada di lokasi serangan di Bait Schemes, ya gimmick kayaknya, wallahualam,” ucapnya.
Husein juga menyoroti kemunculan Netanyahu pada beberapa hari setelahnya yang dinilai tidak seperti biasanya.
Ia mengatakan bahwa publik hanya melihat foto tanpa interaksi langsung dengan wartawan.
“Kemudian tanggl 3-8 Maret, dia muncul lagi di beberapa tempat. Tapi lagi-lagi hanya gambar-gambar gitu kan, dan polanya sama. Tidak ada konferensi pers, tidak ada pertanyaan wartawan secara langsung, yang biasanya kan itu jadi tradisi ketika turun ke lokasi-lokasi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kemunculan Netanyahu terakhir di depan publik disebut terverifikasi terjadi pada 9 Maret di pelabuhan Ashdod.
Berita Terkait
-
Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla
-
Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China
-
Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Ngaku Bukber Mewah Tema Bollywood Tak Pakai APBD, Kekayaan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Disorot
-
Sempat Vakum Usai Bercadar, Kartika Putri Kembali ke Medsos atas Arahan Suami
-
Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter
-
Ari Wibowo Dukung Abu Janda, Nama Shandy Sondoro hingga Anang Hermansyah Ikut Terseret
-
Dikira Autoimun, Bocah Australia Ternyata 'Ketempelan' Iblis Pantai Melasti Bali hingga ke Australia
-
Review Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Apresiasi untuk Totalitas Luna Maya
-
Aldi Taher Bocorkan Line Up Pestapora 2026 Padahal Belum Resmi Diumumkan, Kici Ucup: Lah Dipost?
-
Ustaz Syam Terseret Dugaan Pelecehan, Arie Untung Ingatkan Jejak Digital
-
Di Depan Daniel Mananta, Ustaz Khalid Basalamah Tegas: Agama Itu Hanya Islam
-
Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Syekh Ahmad Al-Misry Beri Respons Menohok