- PT Mataloka mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (2/2) menagih progres laporan dugaan penggelapan dana hampir Rp10 miliar.
- Kasus ini berawal dari kegagalan proyek Festival K-Pop yang uang jaminannya telah disetorkan kepada promotor A.
- Gelar Perkara Khusus akhir Januari mengungkap fakta baru menguatkan indikasi penyimpangan dana oleh promotor A.
Suara.com - Teka-teki macetnya kasus dugaan penggelapan dana proyek konser K-Pop senilai hampir Rp10 miliar kini memasuki babak baru.
PT Mata Cakrawala Asia atau Mataloka kembali mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (2/2) guna mengawal kelanjutan laporan terhadap seorang promotor kawakan berinisial A.
Langkah ini diambil menyusul adanya titik terang setelah agenda Gelar Perkara Khusus yang dilakukan penyidik pada akhir Januari lalu.
Ilham Yuli Isdiyanto, selaku kuasa hukum Mataloka, menegaskan bahwa ada banyak temuan tak terduga yang mulai terkuak ke permukaan.
"Kami hadir untuk menagih progres penyidikan. Gelar perkara kemarin sukses membongkar tabir yang selama ini tertutup. Fakta-fakta baru ini memperkuat dugaan kami bahwa oknum A memang melakukan penyimpangan dana," ungkap Ilham saat ditemui di Mapolda Metro Jaya.
Konflik ini berakar dari rencana ambisius perhelatan Festival K-Pop pada Oktober 2025 yang menjanjikan kehadiran salah satu personel BTS.
Sebagai bentuk keseriusan, Mataloka telah menyetorkan uang jaminan (binding fee) fantastis senilai hampir Rp10 miliar kepada terlapor A.
Mataloka mengaku awalnya sangat percaya karena reputasi A yang dikenal sebagai pemain lama di industri promotor musik internasional.
Namun, harapan tersebut berujung pahit. Konser batal total, sementara uang miliaran rupiah tersebut hilang tanpa kejelasan laporan penggunaan.
Baca Juga: Bikin Susah Move On! Kupas Tuntas Konser Perdana ATEEZ di Indonesia
Sebelum membawa kasus ini ke meja hijau, pihak Mataloka mengklaim telah berupaya menempuh jalan kekeluargaan.
Sebanyak dua kali somasi dilayangkan dan tiga kali agenda mediasi digelar, namun semuanya berakhir nihil tanpa itikad baik dari pihak terlapor.
"Sangat disayangkan, kepercayaan klien kami dibalas dengan komunikasi yang tertutup. Penggunaan dana yang diserahkan pun diduga kuat melenceng dari kesepakatan awal," tambah Ilham.
Saat ini, bola panas berada di tangan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Dari hasil gelar perkara, penyidik menemukan adanya indikasi kuat manipulasi informasi dan ketidaksesuaian alokasi dana.
Pihak Mataloka berharap kepolisian tetap profesional dalam menuntaskan skandal yang merugikan perusahaan hingga miliaran rupiah ini
Berita Terkait
-
Bikin Susah Move On! Kupas Tuntas Konser Perdana ATEEZ di Indonesia
-
ATEEZ Tutup Konser 'IN YOUR FANTASY' di Indonesia dengan Rasa Haru dan Janji Comeback
-
Cetak Sejarah Baru, Golden Jadi Lagu K-Pop Pertama Menang Grammy Awards
-
Jadwal Konser Februari 2026 Banjir Bintang, Taeyong NCT hingga Westlife Siap Guncang Jakarta
-
Duet Konser Lintas Kota 'Ultraverse Festival', Afgan ke Rossa: Habis Ini Video Call Ya
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Fall 2 Tayang Agustus 2026, Hadirkan Sensasi Ketegangan Seperti Film Pertama
-
Comeback Lewat Film Desember Jani, Sigi Wimala Juga Siap Rilis Novel
-
Iqbaal Ramadhan Kembali Jadi Produser Eksekutif, Fokus Bikin Film Bagus Ketimbang Kejar Cuan
-
Sempat Ngibrit, Reza Arap Bilang Begini soal Dijodohkan dengan Fuji
-
Menari dengan Bayangan Album Hindia Diangkat ke Film, Baskara Putra Jadi Produser Eksekutif
-
Mengenal Makna Filosofis Tedak Sinten Andrew, Anak Erika Carlina Pilih 2 Benda Ini
-
The Book of Eli: Misi Suci di Ujung Kiamat, Malam Ini di Trans TV
-
7 Film Baru dari Palari Films, Gandeng Iqbaal Ramadhan hingga Hindia
-
Rachel Vennya Bongkar CCTV, Diduga Orang Suruhan Okin Ukur Rumah Tanpa Izin
-
Sinopsis Long Vacation: Ketika Iblis Jatuh Cinta ke Manusia