Suara.com - Nasib kurang beruntung dialami oleh seorang pemuda asal Aceh bernama Sandika.
Aksi heroiknya yang menangkap pencuri mesin kopi milik keluarganya justru berakhir dengan penetapannya sebagai tersangka.
Peristiwa itu bermula pada Agustus 2025 lalu saat Sandika berusaha menangkap pencuri mesin kopi milik bibinya.
Sandika yang saat itu mencoba menahan pencuri tersebut dengan memukulnya, justru dilaporkan balik atas kasus penganiayaan.
“Bulan 10 (Oktober) 2025, kami menerima surat dari Kapolres untuk dimintai keterangan. Keterangan tentang pemukulan, penganiayaan katanya,” kata Sandika.
Satu bulan setelah mendapat surat panggilan tersebut, Sandika justru ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.
Sandika mengaku bingung atas penetapannya sebagai tersangka, padahal keluarganya yang justru menjadi korban pencurian tersebut.
“Habis itu mendapat surat dari pengadilan pada bulan 11, 2025. Saya pertama kaget ketika saya didakwa sebagai tersangka, sedangkan saya di sini sebagai korban karena mesin bibi saya yang hilang,” katanya.
Selain bingung atas status tersangkanya, Sandika juga heran bagaimana tersangka pencurian justru malah melaporkan korbannya.
Baca Juga: Viral TKW Indonesia di Dubai Bisa Punya Range Rover Seharga Rp1,7 Miliar, Pajaknya di Luar Dugaan
“Masa pencuri bisa melaporkan korban, kan itu yang saya kagetkan,”ujar Sandika.
Alasan Sandika saat itu memukul pencuri mesin kopi itu dikarenakan si pencuri mencoba lari dan menolak dibawa ke polisi.
“Kami memukul pencuri itu karena memang buat pelajaran bang, satu lagi memang memberontak mereka bertiga bang, tidak mau kooperatif dibawa ke desa,” tuturnya.
Sementara itu, Rosmalinda, bibi Sandika yang merupakan korban pencurian tersebut merasa sangat kecewa atas tuntutan 1,5 tahun yang didakwakan kepada Sandika.
“Jadi pas tuntutan dibacakan satu tahun setengah kami kecewa, gimana ini,” kata Rosmalinda.
Sebagai orang awam, Rosmalinda merasa bingung bagaimana harusnya bersikap jika ada pencuri yang mengambil barang miliknya.
Ia merasa khawatir jika suatu saat kejadian yang sama terulang kembali jika pencuri dibiarkan begitu saja.
“Intinya gitu aja, jadi kalau ada pencuri sekarang nih kalau kita jumpa pencuri kami harus gimana? Apakah harus merangkul dia, apakah harus sayang-sayang aja? Kalau udah keseringan iya kemarin maling ayam, hari ini gilingan, besok kita enggak tahu,” ujar Rosmalinda.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Profil Habib Bahar Bin Smith, Jadi Tersangka Lagi Usai Aniaya Anggota Banser
-
Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan, Muncul Video Habib Bahar Emosi Sambil Ditenangkan Jamaah
-
Viral! Detik-Detik Muazin Meninggal Dunia Usai Lantunkan Azan di Pangkalpinang
-
Minta Maaf Level Dewa, Pemain Voli Yuji Nishida 'Berseluncur' Usai Servis Kena Staf
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan