Sayangnya Gus Idris malah membagikan konten yang melenceng dari ajaran NU sehingga dianggap melanggar janji.
Konten yang membuat Zulham meminta Gus Idris ditahan berisi tentang pasangan sedang berzina dan mengalami gancet.
Gus Idris tampak memberikan ceramah kepada pasangan zina yang hanya ditutupi selembar selimut dalam kontennya.
Gus Idris sendiri menyatakan bahwa konten pasangan gancet itu hanya ilustrasi dan telah menuliskan disclaimer di caption.
3. Konten Aliran Sesat
Pada 2022, Gus Idris kembali diperiksa polisi karena mengunggah video dugaan aliran sesat.
Gus Idris rupanya membagikan video ceramah seorang ulama bahwa merokok dan berhubungan badan diperbolehkan saat berpuasa.
Judul konten tersebut pun menyatakan aliran sesat dari seorang kiai di Situbondo, Jawa Timur.
Dalam klarifikasinya, Gus Idris menyatakan kontennya bermaksud untuk menghibur, tetapi disunting dan disebarluaskan dengan sudut pandang berbeda di media sosial.
Baca Juga: Viral Saudara Leya Princy Ngaku Pernah Dilecehkan Penyanyi yang Sudah Meninggal, Siapa?
Gus Idris pun membuat video permintaan maaf dan berjanji akan mengusut oknum yang memotong kontennya sehingga terjadi kesalahpahaman.
4. Konten Sumpah Pocong
Konten 'Sumpah Pocong' diceritakan sebagai modus Gus Idris mencari talent perempuan.
Pada 2025, konten Gus Idris yang berjudul "Dampak Sumpah Pocong Yuli" pun sempat viral.
Konten tersebut memperlihatkan wanita bernama Yuli kepanasan setelah melakukan sumpah pocong.
Baru-baru ini, perempuan bernama Sovi mengaku hampir dilecehkan secara seksual setelah diminta menjadi talent konten YouTube Gus Idris.
Sovi awalnya dibuat percaya dengan sihir, lalu harus meminta pertolongan Gus Idris yang berujung pada pelecehan seksual.
Ketika Sovi menceritakannya di media sosial, banyak korban bermunculan dan menceritakan pengalaman yang sama.
Itu dia rekam jejak Gus Idris yang ternyata cukup sering membuat kontroversi dengan konten-kontennya di YouTube. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Viral Cerita Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gus Idris Malang, Modus Konten Sumpah Pocong
-
Kecelakaan di Perjalanan, Band Skandal Batal Manggung di Jakarta
-
Cerita Choky Sitohang Dibentak Pejabat Arogan di Acara Lembaga Negara, Diminta Tinggalkan Lokasi
-
Ojeknya Pernah Dipesan, Pengemudi Ojol Bongkar Sifat Asli Manohara
-
Jeremiah Lakhwani Update Hasil Interview WWE, Galau Gegara Diminta Pindah ke Amerika
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan