- Korban dugaan pelecehan Mohan Hazian menerima pesan dari perwakilan keluarga pelaku meminta pertemuan tatap muka.
- Korban hanya membagikan nomornya kepada Talent Scouter berinisial S, dan kini sedang memproses pendampingan hukum.
- Kasus ini berawal pengakuan model pada Februari 2026 mengenai dugaan pelecehan saat pemotretan Mei 2025.
Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan konten kreator sekaligus pendiri brand fashion Thanksinsomnia, Mohan Hazian, terus bergulir dan menyita perhatian publik.
Setelah berbagai isu dan bantahan yang beredar, korban yang sebelumnya mengungkap pengalamannya melalui akun X (Twitter) @aarummanis, melaporkan adanya upaya pendekatan dari pihak yang mengaku sebagai perwakilan keluarga Mohan.
Peristiwa ini bermula ketika korban menerima pesan singkat melalui WhatsApp dari nomor tak dikenal.
Pengirim pesan tersebut mengklaim sebagai perwakilan dari Mohan Hazian dan mendesak korban untuk melakukan pertemuan tatap muka.
Kejadian ini sontak menimbulkan kejanggalan bagi korban, terutama terkait bagaimana nomor pribadinya bisa didapatkan oleh pihak pelaku.
"Saya hanya pernah membagikan nomor saya kepada Talent Scouter brand dengan inisial S," ungkap korban dalam keterangannya pada Selasa, 10 Februari 2025.
Upaya korban untuk mengklarifikasi identitas dan sumber informasi nomor teleponnya tidak membuahkan hasil. Pihak pengirim pesan justru menyatakan bahwa mereka adalah "perwakilan dari keluarga pelaku."
Pihak yang mengaku sebagai keluarga pelaku tersebut bersikeras meminta pertemuan dengan dalih ingin mendengar langsung kronologi kejadian dari sudut pandang korban.
Namun, permintaan ini ditolak mentah-mentah oleh korban. Dia menegaskan bahwa saat ini tidak ada urgensi baginya untuk bertemu dengan pihak manapun yang mengklaim sebagai perwakilan keluarga pelaku, terutama mengingat trauma yang masih sia rasakan.
Baca Juga: dr Tirta Singgung Sirkel Mohan Hazian yang Diduga Jadi Enabler dalam Dugaan Kasus Pelecehan
"Saya tidak punya urgensi untuk bertemu dengan 'perwakilan keluarga' pelaku. Saya tidak merespons dan saat ini sedang memproses pendampingan hukum," tegasnya.
Sebelumnya, korban melalui akun X-nya juga menyayangkan belum adanya itikad baik yang ditunjukkan oleh Mohan Hazian maupun pihak brand secara resmi.
Dia merasa prihatin atas sikap diam pelaku di tengah ramainya isu yang telah menjadi konsumsi publik.
"Sampai saat ini, tidak ada itikad baik dari pelaku maupun brand untuk menghubungi saya ataupun korban lain. Tidak ada permintaan maaf yang saya ataupun korban lain terima," tulisnya.
Harapan besar disematkan oleh korban agar kasus ini menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan industri kreatif dan ruang sosial yang lebih aman, bebas dari predator seksual.
Dia berharap pelaku pelecehan seksual tidak lagi memiliki ruang gerak untuk bebas tanpa adanya sanksi yang tegas.
Berita Terkait
-
Alya Putri Hapus Foto Mohan Hazian di Instagram, Netizen Geruduk Postingan Lawas
-
Leona Agustine Ikut Speak up Pelecehan Seksual, Pelakunya Anak Band Terkenal
-
6 Koleksi Mobil Jejouw yang Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Mohan Hazian
-
Buntut Kasus Pelecehan Seksual, Mohan Hazian Dipecat dari USS Network: Konten Langsung Dihapus
-
Viral Lagi Momen Mohan Azian Ajak Pangku Yenny Kristiani, Istri Jejouw di Mobil
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Aldi Taher Mohon Doa, Sang Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Bukan Sekadar Pura-Pura Kuat, Sembilan Tera Ajak Pendengar 'Jujur pada Luka' lewat EP Perdana
-
Spin-Off Money Heist Hadir di Netflix, Berlin Pimpin Aksi Perampokan Baru di Seville
-
Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Termuda yang Merokok dan Main Game di Tengah Rapat