- Pijar Foundation meluncurkan Impact Leaders Fellowship 2026 di Jakarta, menawarkan karier sosial bagi lulusan muda.
- Program tiga bulan ini menggabungkan pembelajaran studi kasus, bimbingan mentor, dan pengalaman imersi industri intensif.
- Seleksi pendaftaran program akan dimulai pada Februari 2026, mencakup peninjauan CV, portofolio, dan wawancara.
Suara.com - Bagi banyak talenta muda, memilih antara karier yang mapan atau pengabdian sosial seringkali menjadi dilema.
Namun, Pijar Foundation hadir membawa angin segar dengan pesan kuat: Anda bisa melakukan keduanya.
Melalui peluncuran Impact Leaders Fellowship 2026 yang digelar di Garuda Sparks Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Pijar Foundation resmi membuka pintu bagi para fresh graduates dan profesional muda untuk membangun karier bermakna di sektor dampak sosial (social impact), filantropi, hingga kewirausahaan berkelanjutan.
Program intensif selama tiga bulan ini dirancang bukan sebagai kelas teori biasa.
Peserta akan diajak menyelami realitas industri melalui kombinasi case-based learning ala Harvard, pendampingan mentor papan atas, hingga pengalaman industry immersion.
Direktur Eksekutif Pijar Foundation, Cazadira Fediva Tamzil, dalam pidato pembukaannya menekankan bahwa idealisme anak muda tidak boleh luntur saat memasuki dunia kerja.
"Impact Leaders Fellowship lahir dari keyakinan bahwa memasuki dunia kerja tidak harus berarti meninggalkan nilai yang diyakini. Moral compass tidak perlu dikompromikan. Ia perlu diasah, diuji, dan dipertemukan dengan realitas," kata Cazadira di hadapan lebih dari 100 peserta yang hadir.
Apa yang membuat program ini berbeda? Salah satu daya tarik utamanya adalah fase Industry Immersion.
Di sini, para peserta akan masuk ke dalam kelompok kecil untuk belajar langsung dari profesional level tinggi, termasuk melakukan CEO meeting shadowing, melihat langsung bagaimana seorang pemimpin mengambil keputusan besar.
Baca Juga: Siapa Mohan Hazian? Penulis dan Pengusaha yang Namanya Trending di X
Tak hanya itu, program akan ditutup dengan Board Crisis Simulation.
Dalam simulasi ini, peserta akan berperan sebagai pengambil kebijakan yang harus menyelesaikan krisis kemanusiaan kompleks di bawah tekanan waktu, persis seperti dinamika rapat dewan direksi atau petinggi negara.
Acara kick-off ini juga bertabur bintang dan praktisi hebat. Hadir memberikan dukungan, Ferro Ferizka (Staf Khusus Kemenko PMK), serta deretan mentor berpengalaman seperti:
Rifki Weno (Executive Director ASEAN Business Advisory Council), Irfan Prabowo (CEO Infipop), Devina Mahendriyani (Head of Girls Beyond), William Sudhana (Builder Kumpul Leaders), Khansa Khalisha, inisiator program sekaligus alumni Harvard Graduate School of Education, menjelaskan bahwa program ini adalah "jalan tol" bagi anak muda untuk mengakses peluang karier yang selama ini mungkin sulit dijangkau.
"Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang relevan, praktis, dan mampu mempercepat lahirnya pemimpin muda yang berdampak," ujar Khansa.
Bagi Anda yang tertantang, proses seleksi akan dimulai pada Februari 2026. Tahapannya meliputi screening CV, portofolio dampak sosial, hingga wawancara.
Pijar Foundation juga membuka pintu kolaborasi bagi organisasi dan pemimpin industri untuk bergabung sebagai mitra penyedia studi kasus maupun mentor, guna memperkaya ekosistem pemimpin muda di Indonesia.
Siap mengasah moral compass Anda dan menjadi pemimpin masa depan? Program ini bisa jadi langkah awal yang tepat.
Berita Terkait
-
Siapa Mohan Hazian? Penulis dan Pengusaha yang Namanya Trending di X
-
Cerita Perempuan di Dunia Riset, Membuktikan Karier dan Keluarga Bisa Sejalan
-
Eksistensi Arif Brata: Antara Akting, Jati Diri Komika, dan Pandangan Materi 'Pinggir Jurang'
-
Hidup di Balik Angka: Pelajaran Karier Auditor dari Dua Dekade Pengalaman Nino Fediawan Kusmedi
-
Mengupas Jejak Karier Aktor Diding Boneng: Terkenal di Film, Berakar Kuat di Teater
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026