- Arif Brata sukses berakting, tapi stand-up comedy tetap identitas utamanya.
- Ia memilih materi komedi yang aman meski menghargai risiko yang diambil Pandji.
- Tahun 2026, Arif fokus konten, serial, dan rencana tur stand-up.
Suara.com - Transformasi karier komika di industri hiburan Tanah Air semakin cair. Banyak pelawak tunggal yang kini mendulang sukses di layar lebar, salah satunya adalah Arif Brata.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 14 Januari 2026, pria asal Makassar ini berbagi cerita mengenai perjalanan kariernya dari panggung stand-up comedy hingga menjadi aktor film dan serial, serta pandangannya mengenai polemik materi komedi yang kerap menjadi sorotan publik.
Sebelum dikenal luas sebagai konten kreator dengan karakter unik seperti dalam sketsa "Academy Efyepe" atau "Keluarga Bersenandung", Arif Brata memulai kariernya dari komunitas Stand Up Indo Makassar.
Namanya mulai diperhitungkan di kancah nasional setelah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Academy (SUCA) musim kedua di Indosiar pada 2016.
Kemampuannya membawakan materi dengan logat khas dan observasi kehidupan sehari-hari yang relate membuatnya bertahan di industri ini hingga satu dekade kemudian.
Meski kini wajahnya kerap wara-wiri di berbagai judul film dan serial, Arif mengaku bahwa stand-up comedy tetaplah fondasi utamanya. Menurutnya, ilmu komedi memberikan bekal dasar yang kuat untuk dunia seni peran.
"Alhamdulillah seru sih. Dinikmati saja, aktornya juga ya seadanya saja. Tapi menurut saya yang membuka jalan adalah stand-up comedy," kata Arif Brata kepada awak media.
"Begitu saya terjun di stand-up comedy, karena stand-up kan kita istilahnya menghafal materi juga, tapi saking tidak kelihatan menghafal kan dia ada akting di situ. Jadi mungkin ada irisannya juga, tahu ilmu-ilmu dasar berakting," tambahnya.
Lelaki yang juga dikenal sebagai "dosen" dalam konten-konten media sosialnya ini mengenang momen pertamanya terjun ke dunia akting.
Baca Juga: Segera Tayang, Realita Gen Z Mengejar Mimpi dan Cinta Hadir di Web Series Yang Penting Ada Cinta
Dia menyebut film Total Chaos sebagai pengalaman yang tak terlupakan, meski perannya kala itu terbilang kecil.
"Pertama kali ditawarin akting itu ya, kalau enggak salah judulnya Total Chaos. Itu saya senang banget karena ada beberapa adegan yang action, ada adegan ditarik sling. Saya bangga, saya bilang, 'Mak, harus nonton Mak, anakmu ditarik nih.' Walaupun ditayangkan juga cuma seperskian detik, tapi banggalah sebagai anak daerah," kenangnya sembari tertawa.
Komika Adalah Nadi
Kendati karier aktingnya moncer, Arif menegaskan bahwa dia ingin tetap dikenal sebagai seorang komika. Baginya, panggung stand-up adalah rumah yang bisa dia tuju kapan saja.
Bahkan, di tengah kesibukan syuting, dia masih rutin melakukan open mic untuk menjaga ketajaman materi dan mental.
"Paling (ingin dikenal sebagai) komika sih. Karena memang apa, nadinya kita kan di situ, dari awal merintis memang jadi komika," tegasnya.
Berita Terkait
-
Mukmin Juara 1 SUCI 12 Kompas TV Dicolek PKS, Ada Apa?
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Memburu Bintang Komika Baru: Kompas TV Punya SUCI, Netflix Ada Funny AF with Kevin Hart
-
Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy
-
Materi Toraja Jadi Kasus, Pandji Pragiwaksono Janji Perbaiki Menulis Jokes
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
5 Merek Lipstik Lokal dengan Varian Warna Nude Terbaik, Tahan Lama Seharian
-
Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
-
Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS
-
Maut Menjemput Usai MPLS: Tabrakan Beruntun 4 Motor Pelajar di Ngawi, Satu Siswa SMK Tewas
-
BRI Peduli Salurkan Ratusan Paket Sembako Lewat Gereja di Sulawesi Utara
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Kasus Suap Ubah Opini WDP ke WTP, Anggota BPK Bobby Tak Banyak Bicara usai Diperiksa KPK