Suara.com - Nasib apes menimpa seorang buron bernama Rahel Gusnaedi alias Een saat mencoba melarikan diri dari jerat hukum.
Ia diketahui terlibat dalam kasus penghilangan nyawa yang terjadi di kawasan Bypass, Kecamatan Kuranji, pada Sabtu, 13 September 2025.
Setelah berbulan-bulan dalam pelarian, aparat kepolisian akhirnya berhasil melacak keberadaan Een.
Penangkapan pun disiapkan dengan strategi tak biasa demi menghindari kecurigaan target.
Aksi dramatis sekaligus menggelitik itu terjadi di atas sebuah bus yang tengah melaju di kawasan Tugu Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026.
Tim Klewang Polresta Padang yang dipimpin Dantim Aiptu David Rico Dermawan menyamar sebagai pengamen untuk mendekati buronan tersebut.
Aiptu David mulanya terdengar bernyanyi menghibur penumpang layaknya pengamen jalanan. Ia kemudian menyambut para penumpang yang baru saja tiba di Kota Padang.
“Oke bapak-bapak ibu-ibu selamat malam, kami dari tim Klewang Polresta Padang mengucapkan selamat datang di kota Padang tercinta,” ucapnya dalam video yang diunggah Selasa (17/2/2026),
Baca Juga: Susul Wardatina Mawa, Inara Rusli Pamer Surat Laporan Pencemaran Nama Baik Naik Penyidikan
Sambil berjalan menyusuri lorong di antara kursi penumpang, Aiptu David perlahan bergerak menuju bagian belakang bus.
Tanpa menimbulkan kepanikan, ia lalu mengarahkan ucapannya langsung kepada target buron.
“Terutama untuk Adinda kita Een, selamat atas keberhasilannya telah melarikan diri kasus penganiayaan secara bersama-sama menghilangkan nyawa orang lain,” ucapnya tegas.
Suasana bus yang semula tenang seketika berubah saat identitas buron disebutkan secara langsung. Sementara Een yang lagi asyik tiduran mulai terlihat panik.
Tak memberi ruang untuk kabur, petugas segera melakukan penangkapan di tempat dengan memborgol tangan buronan tersebut.
“Tangannya mana? Cepat-cepat,” terdengar perintah tegas petugas dengan nada santai.
Berita Terkait
-
Demam Padel: Akankah Bertahan Lama atau Bernasib Sama seperti Tren Olahraga Sebelumnya?
-
Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan
-
Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek
-
Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral
-
Heboh Teror Pocong di Tangerang, Netizen Kasih Komentar Kocak
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
DMASIV Dikira Bubar usai Hapus Semua Postingan IG, Ternyata Siapkan Era Baru Go Internasional
-
Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati
-
Isyana Sarasvati Tampil Ngedance di Album Eklektiko, Lagu BURN Jadi Andalan Baru
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Sahabat Sejatiku: Lagu Penyemangat di Tengah Kondisi Pasar Modal yang Tertekan
-
Apes, Jefan Nathanio Ketiban Plafon Kamar Hotel saat Syuting Dukun Magang
-
Kabar Terbaru Lutfiana Ulfa, Perempuan yang Dinikahi Syekh Puji di Usia 12 Tahun
-
Sinopsis 5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini