- Mahershala Ali memutuskan menjadi mualaf setelah merasa tersentuh hingga menangis saat pertama kali mendengar khotbah di masjid.
- Ali tumbuh di keluarga Kristen yang taat, ibunya adalah seorang pendeta yang sempat menentang keputusannya berpindah agama.
- Hubungan Ali dan ibunya kini telah membaik, menjadi simbol harmoni dan penerimaan meskipun memiliki keyakinan yang berbeda.
Suara.com - Aktor peraih Oscar, Mahershala Ali, bukan hanya dikenal karena aktingnya yang memukau di film Moonlight dan Green Book.
Di balik kesuksesan Hollywood-nya, Ali memiliki kisah pencarian Tuhan yang sangat emosional, sebuah perjalanan dari keluarga pendeta hingga menemukan ketenangan di dalam masjid.
Lahir dengan nama Mahershalalhashbaz Gilmore, Ali tumbuh di lingkungan Kristen yang sangat kuat. Ibunya adalah seorang pendeta Baptis, begitu pula neneknya.
Namun, sejak remaja, Ali merasa ada sesuatu yang kosong dalam batinnya yang tidak bisa diisi oleh olahraga maupun seni.
Titik balik spiritual Ali terjadi saat ia menempuh studi pascasarjana di New York University.
Di sana, ia bertemu dengan calon istrinya, Amatus. Uniknya, saat itu mereka berada di persimpangan jalan yang berbeda. Amatus, yang lahir di keluarga Muslim, sedang mempertanyakan imannya, sementara Ali justru mulai merasa tertarik pada Islam.
"Saya sedang mencari 'jangkar' atau sesuatu yang bisa memberikan struktur pada perjalanan spiritual saya," ungkap Ali dalam sebuah wawancara jujur dengan The Hollywood Reporter, 2017 silam.
Menangis Tanpa Henti di Dalam Masjid
Momen paling menentukan dalam hidup Ali terjadi ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di sebuah masjid bersama Amatus. Saat itu bertepatan dengan masa libur Natal.
Baca Juga: Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
Meskipun Ali sama sekali tidak mengerti bahasa Arab yang diucapkan dalam khotbah (ceramah), hatinya bereaksi dengan sangat kuat.
"Saya tidak bisa menjelaskannya dengan logika. Ada semacam koneksi yang menembus segalanya. Saya menangis tersedu-sedu tanpa henti di sana," kenang Ali ketika itu.
Satu minggu kemudian, ia kembali ke masjid yang sama. Fenomena yang sama terulang, ia kembali menangis saat mendengar suara azan dan khotbah.
Saat itulah ia merasa yakin bahwa ia telah menemukan "rumah" spiritualnya. Di malam yang sama, Ali memutuskan untuk bersyahadat dan resmi memeluk Islam.
Tantangan dari Sang Ibu yang Seorang Pendeta
Keputusan Ali menjadi mualaf bukan tanpa rintangan. Bagian tersulit adalah memberitahu ibunya, yang sepanjang hidupnya berdedikasi sebagai pendeta.
Berita Terkait
-
Takjub Lihat Masjid Baru Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Nggak Kepikiran Impiannya Terwujud
-
Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto
-
Allahuakbar! 5 Pemain Timnas Indonesia Pindah Agama Peluk Islam, Ada Kiper
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
Kisah Adik Darius Sinathrya Masuk Islam, Tersentuh Perjalanan Nabi Muhammad
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Jejak Kebenaran di Meja Autopsi
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Klarifikasi Virgoun Soal Ambil Anak Saat Inara Terseret Kasus: Hanya Sementara Sampai Badai Reda
-
Dialog Terima Kasih Soeharto di Film Dilan ITB 1997 Picu Kontroversi
-
Sengketa Harta Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Memanas, dari Rumah Cipete hingga BPKB Alphard
-
Ibnu Wildan Bakal Rilis Album Perdana Perayaan Patah Hati, Bukti Keluar dari Zona Nyaman
-
Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit
-
Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman
-
Jadi Sorotan, Ini Makna di Balik Seragam Erika Carlina dan DJ Bravy di Acara Tedak Siten Baby Andrew
-
Asila Maisa Klarifikasi Panjang Minta Warganet Tak Sebar Fitnah: Saya Bukan Pelakor