Entertainment / Gosip
Senin, 23 Februari 2026 | 14:49 WIB
Mahershala Ali [IMDb]
Baca 10 detik
  • Mahershala Ali memutuskan menjadi mualaf setelah merasa tersentuh hingga menangis saat pertama kali mendengar khotbah di masjid.
  • Ali tumbuh di keluarga Kristen yang taat, ibunya adalah seorang pendeta yang sempat menentang keputusannya berpindah agama.
  • Hubungan Ali dan ibunya kini telah membaik, menjadi simbol harmoni dan penerimaan meskipun memiliki keyakinan yang berbeda.

Ali tidak membalas penolakan ibunya dengan kemarahan. Sebaliknya, ia menunjukkan bahwa Islam mengajarkannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik, penuh kasih, dan sabar.

Kini, hubungan mereka telah pulih sepenuhnya dan penuh dengan rasa saling menghargai.

Saat memenangkan penghargaan Screen Actors Guild (SAG) Awards, Ali menggunakan panggungnya untuk memberikan edukasi mengenai toleransi beragama.

Di tengah isu diskriminasi di Amerika, ia dengan bangga menceritakan hubungannya dengan sang ibu.

"Ibu saya adalah seorang pendeta, saya seorang Muslim. Dia tidak langsung 'melompat kegirangan' saat saya menelepon dan bilang saya masuk Islam 17 tahun lalu. Tapi sekarang, kami bisa saling melihat satu sama lain, dan itu adalah hal yang luar biasa," ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Bagi Mahershala Ali, Islam bukan sekadar identitas, melainkan komitmen untuk terus memperbaiki diri. "Kita semua harus bekerja keras untuk menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri," katanya.

Load More