Entertainment / Gosip
Selasa, 24 Februari 2026 | 03:30 WIB
Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas dan Tuduh Ulah Buzzer, Siapa Fikri Yanda? (YouTube/Fikri Yanda)

Suara.com - Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas memamerkan anak-anaknya yang berstatus Warga Negara Inggris masih terus diperbincangkan.

Yang dipermasalahkan, Dwi Sasetryaningtyas alias Tyas dan sang suami adalah penerima beasiswa LPDP.

Di tengah hujatan yang menimpa Tyas, sosok bernama Fikri Yanda getol membelanya.

Fikri bahkan membuat sebuah konten YouTube berjudul "Dwi Sasetyaningtyas salah apa?" untuk membela Tyas.

Dalam kontennya, terungkap bahwa Fikri Yanda juga mantan penerima beasiswa LPDP.

Fikri mencurigai pula adanya peran buzzer untuk mengalihkan isu atau menyerang Tyas yang sering mengkritik kebijakan pemerintah.

Fikri rupanya mencurigai akun @lpdp.watchdog yang mengaku sedang 'memburu' alumni LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas dan sang suami, Arya Iwantoro.

"Saya curiga. Kalau bukan buatan Barisan Sakit Hati (BSH) yang gagal seleksi LPDP, ya buzzer dan antek pemerintah yang berusaha merusuh, menciptakan konflik horizontal, dan mengalihkan isu," tulis Fikri di Threads pada Senin, 23 Februari 2026.

Baca Juga: Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih

Bima Yudho melalui akun @awbimax lantas membongkar siapa Fikri Yanda sebenarnya.

TikToker yang sempat viral karena mengkritik infrastruktur jalan di Provinsi Lampung tersebut mengungkap Fikri sebagai penerima LPDP yang tidak tuntas menyelesaikan kewajibannya.

"FYI guys, Fikri Yanda ini ex-LPDP awardee Dalam Negeri (Universitas Pendidikan Indonesia) yang tidak selesai dissertation-nya," beber Bima.

"Kamu kembalikan dulu funding LPDP yg sudah kamu pakai tapi gak selesai kuliahnya, Fikri," sentilnya.

Bukannya takut, Fikri Yanda malah senang statusnya sebagai mantan penerima LPDP dibongkar.

Fikri bahkan blak-blakan panjat sosial alias pansos pada kontroversi Dwi Sasetyaningtyas agar kasusnya juga viral.

"Akhirnya, momen yang aku tunggu-tunggu datang juga. Jujur, saya sengaja 'riding the wave' di kasusnya Mbak Saset," bebernya pada hari yang sama.

Bukan tidak menyelesaikan kewajibannya, Fikri mengaku di-DO oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

"Saya melihat kesempatan agar kasus saya yang di-DO seenaknya oleh @upiofficial kembali diangkat oleh netizen. Terutama, karena ada 'uang rakyat' yang harus mereka pertanggungjawabkan," tandasnya.

Di bio media sosialnya, Fikri Yanda memperkenalkan diri sebagai PhD Student di Walailak University, Thailand.

Ia juga mengelola Sekolah Yanda, Pembela Mahasiswa, iRecall, dan Indonesian Center for Social Science Research (ICSSR).

Sementara di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, status Fikri Yanda sebagai mahasiswa UPI jenjang Doktor program studi Pendidikan Bahasa Inggris tertulis 'Mengajukan Pengunduran diri'.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Load More