- Syukur Iwantoro, ayah mertua Arya Iwantoro, adalah birokrat dan pernah menjabat Sekjen Kementerian Pertanian.
- Syukur melaporkan kekayaan bersih lebih dari Rp3 miliar dalam LHKPN tahun 2018 di beberapa aset properti.
- Sorotan muncul karena jabatan Syukur bertentangan dengan klaim hidup susah yang pernah disampaikan Dwi Sasetyaningtyas.
Suara.com - Dwi Sasetyaningtyas terus menjadi percakapan di media sosial. Tak berhenti kepada suaminya, Arya Iwantoro, sorotan netizen kini juga tertuju kepada sosok diduga ayah mertua Dwi, yakni Syukur Iwantoro.
Belakangan diketahui, Syukur merupakan birokrat di Kementerian Pertanian. Jabatannya di Kementan prestisius.
Melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelanggara Negara (LHKPN), Syukur yang menjabat Sekretaris Jenderal melaporkan e-LHKPN pada 2018.
Total kekayaan yang tercatat dimiliki Syukur adalah lebih dari Rp3 miliar, tepatnya Rp3.093.770.472.
Syukur memiliki 10 tanah dan bangunan dengan Rp2.660.327.350 yang tersebar di lima kabupaten/kota.
Rinciannya tanah seluas 120 m2 di Kab/Kota Bekasi, hasil sendiri Rp350.000.000; anah seluas 162 m2 di Kab/Kota Bekasi, hasil sendiri Rp187.184.000; tanah seluas 686 m2 di Kab/Kota Sumedang, hasil sendiri Rp16.000.000; tanah seluas 3.777 m2 di Kab/Kota Situbondo Rp247.455.000; tanah seluas 7.673 m2 di Kab/Kota Situbondo Rp139.649.000.
Tanah dan bangunan seluas 143 m2/88 m2 di Kab/Kota Bogor, hasil sendiri Rp450.000.000; tanah seluas 2.809 m2 di Kab/Kota Sumedang, hasil sendiri Rp20.084.350; bangunan seluas 34 m2 di Kab/Kota Jakarta Timur, hasil sendiri Rp250.000.000; bangunan seluas 33 m2 di Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp350.000.000; dan bangunan seluas 25 m2 di Kab/Kota Jakarta Timur, hasil sendiri Rp650.000.000.
Sementara itu di garasi milik Syukur terparkir satu unit motor Honda tahun 2010, hasil sendiri senilai. Rp4.000.000.
Selain motor, terdapat dua mobil. Masing-masing Daihatsu Terios TX AT Adventure tahun 2015, hasil sendiri Rp160.000.000 dan Toyota Camry tahun 2012, hasil sendiri Rp82.758.000.
Baca Juga: 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Harta kekayaan lainnya yang dimiliki Syukur senilai Rp125.150.000 serta kas dan setara kas Rp81.490.122.
Total senilai Rp3.113.770.472 harta yang dimiliki Syukur sebelum dikurang htang. Adapun Syukur tercatat memiliki hutang Rp20.000.000 sehingga total harta kekayaan setelah dikurang utang adalah Rp3.093.770.472
Diketahui, nama Arya Iwantoro mendadak ramai diperbincangkan publik setelah unggahan istrinya, Dwi Sasetyaningtyas memicu perdebatan luas di media sosial.
Sorotan terhadap Arya semakin tajam karena latar belakangnya sebagai akademisi sekaligus alumni beasiswa LPDP yang kini berkarier di Inggris.
Unggahan Tyas mengenai paspor Inggris anak mereka memantik diskusi panjang tentang nasionalisme serta kewajiban pengabdian penerima beasiswa negara.
Di tengah polemik ini, publik mulai menelusuri profil, riwayat pendidikan, hingga posisi pekerjaan Arya Iwantoro saat ini.
Berita Terkait
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Langgar Aturan 2N+1 LPDP, Berapa Denda yang Harus Dibayar Suami Dwi Sasetyaningtyas?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil