Suara.com - Duka mendalam tengah dirasakan oleh Anwar Satibi, ayah mendiang Nizam Syafei alias NS.
Bocah berusia 12 tahun itu meninggal dunia diduga akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya, TR.
Pada Denny Sumargo, Anwar Satibi menceritakan kronologi sebelum sang putra dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.
Cerita bermula dari Nizam Syafei yang dipulangkan dari pondok pesantren karena akan memasuki bulan puasa.
"Anak saya itu sebetulnya tinggalnya di pondok pesantren, mengaji sambil sekolah. Nah karena mau puasa, jadi memang semuanya dipulangkan dulu," ungkap Anwar Satibi di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang diunggah semalam, Senin, 23 Februari 2026.
Anwar yang hendak pamit berangkat ke Sukabumi bersaksi kalau kondisi Nizam saat itu masih baik-baik saja.
Namun jelang tengah malam, Anwar mendapat telepon dari sang istri yang mengabarkan kalau Nizam sakit dan memanggil namanya.
"Sebelum saya pergi ke Sukabumi, anak saya dalam kondisi baik-baik saja. Memang ada luka di sini sedikit karena dia pilek jadi suka dikopek gini. Tapi kalau yang lain enggak ada luka," ceritanya.
Baca Juga: Hasil Awal Autopsi Jenazah Anak Dianiaya Ibu Tiri: Organ Bengkak dan Retakan di Tulang Kepala
"Nah saya ngomong, 'Ayah mau ke Sukabumi dulu'. Sehari di sana, jam 11.00 malam istri saya nelepon. 'Yah pulang, Raja panas terus manggil-manggil nama ayah'," imbuh Anwar mengenang telepon sang istri.
Tak menunggu lama, Anwar Satibi langsung berkemas dan pulang ke rumahnya di kawasan Bojongsari, Jampang.
Sesampainya di rumah, Anwar kaget melihat kondisi anaknya yang sudah melepuh di sekujur tubuh.
"Saya pulang terus pas saya masuk rumah, saya melihat pemandangan yang sangat luar biasa. Jadi, anak saya ditanya sama saya enggak bisa ngejawab. Dia diam saja sambil muter-muter selimut," ungkap Anwar.
Nizam Syafei juga sempat memegang pipi ayahnya sambil mengucapkan permintaan maaf.
"Nah, terus dia pegang pipi saya. Dia minta maaf ke saya. 'Ayah, maafin Dedek ya'. Sampai dua kali dia minta maaf ke saya," kata Anwar sembari mengikuti kata-kata sang putra.
Karena Nizam tak mau bicara, Anwar lantas bertanya pada sang istri soal kondisi tubuh anaknya.
Anwar menyebut jika tangan, kaki, paha, punggung, dan wajah Nizam melepuh.
"Istri saya menjawab, 'Ya, ini kan sakit panas. Jadi kalau sakit panas, kalau panasnya berlebihan suka melepuh seperti ini, seperti kesiram air panas'," kenang Anwar Satibi saat menirukan jawaban sang istri.
Anwar berniat membawa Nizam Syafei ke rumah sakit pagi-pagi. Namun karena kelelahan, dia bangun kesiangan.
"Niatnya saya mau pagi-pagi ke dokter, ke rumah sakit. Mungkin karena saya capek jadi bangunnya saya agak kesiangan," ujarnya.
Dokter di rumah sakit lalu mengatakan kalau luka di tubuh Nizam bukan karena sakit panas, melainkan karena dianiaya.
"'Ini bukan karena sakit, tapi ini dianiaya'. Itu dokternya yang ngomong, di depan istri saya. Amarah saya sebenarnya udah kuat di sini, cuma saya masih tetap nahan karena banyak orang kan di situ," cerita Anwar Satibi.
Nizam Syafei sempat sadar dan menjawab kalau dia dipaksa meminum air panas.
Setelah itu, Nizam dirawat di ICU dan mengembuskan napas terakhirnya dua jam kemudian.
Kolom komentar akun YouTube milik presenter yang akrab disapa Densu ini langsung banjir komentar.
Tak sedikit warganet yang curiga dan melontarkan kritik pedas pada sang ayah karena Nizam Syafei tidak segera dibawa ke rumah sakit.
"Jelas-jelas anaknya badan melepuh, masih enggak panik itu bapaknya. Perlu dipertanyakan sayang apa kagak itu," celetuk warganet.
"Janggal banget masa anak sakit keadaan parah bisa-bisanya si bapak tidur dan besoknya baru diajak berobat. Astaghfirullah," ujar netizen.
"Ayah dek Nizam di sini juga salah, kenapa lama banget dibawa ke rumah sakit? Lalai banget sama anaknya sendiri, ditambah emak tiri jahat enggak punya hati," timpal yang lain.
Kontributor : Yoeni Syafitri Sekar
Tag
Berita Terkait
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf
-
Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat
-
Ingin Jambak Ibu Tiri, Lisnawati Menyesal Tak Ambil Nizam Syafei Sejak Dulu
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
Nizam Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Punya Firasat 3 Hari Sebelumnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf
-
Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat
-
Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Sinopsis Film Korea Omniscient Reader: The Prophecy, Penggemar Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho Merapat!
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar
-
Lepeh Insanul Fahmi? Inara Rusli Kembali Singgung soal Deadline: Saya Sudah Enggak Mau!