- Nizam (12 tahun) tewas mengenaskan dengan luka lebam dan dugaan dipaksa minum air panas oleh ibu tirinya.
- Lisnawati sangat terpukul karena baru bisa menemui anaknya di dalam keranda setelah bertahun-tahun dipisahkan oleh kebohongan.
- Berbekal rekam jejak KDRT mantan suaminya, Lisnawati kini berjuang di KPAI agar pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya.
Suara.com - Duka sedalam lautan tengah merundung Lisnawati atas kepergian putra tercintanya, Nizam Syafei.
Bocah berusia 12 tahun itu mengembuskan napas terakhirnya, diduga akibat tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh ibu tirinya, TR.
Meski proses hukum masih berjalan untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat, luka di hati Lisnawati sudah terlanjur menganga.
Amarahnya memuncak kepada TR, sosok yang diduga kuat menjadi dalang di balik kematian tragis anaknya.
Kecurigaan ini kian diperkuat oleh catatan hukum masa lalu, di mana ayah Nizam, Anwar Satibi, ternyata pernah melaporkan TR atas dugaan kekerasan terhadap putra mereka.
"Semoga ada balasannya. Kalau bisa mah saya pengin jambak. Sakit anak digitu-gitukan sama orang," ujar Lisnawati dengan suara bergetar saat diwawancarai di kanal YouTube TV One, Senin (23/2/2026).
Lisnawati mengenang kembali momen ganjil saat ia pertama kali mendapat kabar mengenai kondisi kritis putranya. Kecemasan menyelimutinya ketika mengetahui Nizam sudah berada di ruang intensif.
"Dikabarin lagi di ICU. Sempat ngabarin, 'Bun, ini anak sakit.' Terus saya tanya kenapa nggak buru-buru ke dokter? Kenapa matanya lebam? Dia nggak jawab, katanya sibuk," ujarnya menceritakan komunikasi terakhir yang menggantung tersebut.
Hati Lisnawati hancur berkeping-keping saat melihat kondisi jenazah putranya yang penuh luka lebam di sekujur tubuh. Rasa miris bercampur amarah tak lagi terbendung.
Baca Juga: Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
"Miris melihatnya, sangat terpukul. Kalau seandainya benar penganiayaan, saya pengen seadil-adilnya. Pengen keadilan buat anak saya," tegasnya.
Kini, hanya pengandaian pahit yang tersisa di benak Lisnawati. Ia terus menyalahkan keadaan karena tidak berhasil menyelamatkan Nizam lebih awal dari lingkungan yang toksik tersebut.
"Kalau tahu kejadiannya bakal seperti ini, satu tahun ke belakang pun pasti saya ambil anak saya, sesusah apa pun itu," ungkap Lisnawati.
Ia pun mengenang sosok Nizam sebagai anak yang santun dan memiliki cita-cita mulia. Bocah 12 tahun itu pernah bercerita bahwa ia ingin tumbuh menjadi pribadi yang religius.
"Dia bilang pengen jadi anak yang saleh. Banyak cerita yang nggak bisa dikatakan dengan kata-kata, pokoknya anaknya penurut," kenangnya.
Kini, tidak ada lagi yang bisa dilakukan Lisnawati selain memanjatkan doa dan melontarkan kata maaf yang tak akan pernah terdengar oleh sang putra.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Tabir Gelap Kematian Tragis Nizam Syafei: Fakta Baru Ayah Kandung Ternyata KDRT Ibu Tiri
-
RDP Komisi III DPR: LPSK Sebut Ayah Nizam Syafei Diduga Anggota Gangster
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
-
Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan
-
Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Pocong Jadi-jadian yang Resahkan Warga di Kediri Diamankan Polisi, Singgung Soal Konten
-
Calvin Dores Alami Serangan Jantung, Sang Ibu Ungkap Kondisi Anaknya
-
Aksi Pria Nigeria Mengaku Nabi Coba Belah Laut Berujung Tersapu Ombak Bikin Ngakak
-
10 Minutes Gone: Misi Bruce Willis dan Michael Chiklis yang Berakhir Berdarah, Malam Ini di Trans TV
-
The Ice Road: Liam Neeson Pertaruhkan Nyawa di Atas Es, Malam Ini di Trans TV
-
Rekomendasi Film Komedi Netflix, Aksi Kocak Kevin Hart di The Man from Toronto
-
Yasinta Moiwen Protes Tak Tahu Masuk Film Pesta Babi, Dandhy Laksono Angkat Bicara
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau