Entertainment / Film
Selasa, 24 Februari 2026 | 18:20 WIB
Tora Sudiro (paling kanan) dalam konferensi pers film Ghost in the Cell di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Senin, 23 Februari 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Film Ghost in the Cell menjadi momen reuni Tora Sudiro dengan sutradara Joko Anwar setelah 21 tahun sejak film Janji Joni.
  • Tora berseloroh bahwa dirinya dipilih karena "berpengalaman" dengan suasana penjara, merujuk pada peran di film sebelumnya maupun kehidupan pribadi.
  • Demi adegan emosional dalam film horor-komedi ini, Tora melakukan teknik unik dengan memasang karet pada gigi agar bisa menangis secara alami.

Suara.com - Tora Sudiro didapuk menjadi salah satu pemeran dalam film terbaru garapan sutradara Joko Anwar berjudul Ghost in the Cell.

Menariknya, proyek ini menjadi ajang reuni bagi Tora dan sang sutradara yang akrab disapa Jokan tersebut setelah sebelumnya bekerja sama dalam film Janji Joni.

"Reunian banget nih. Disutradarai oleh Joko ya, Janji Joni. Itu tahun berapa ya? 2005," ujar Tora Sudiro saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 23 Februari 2026.

Tora Sudiro pun sempat menceritakan keterlibatannya dalam proyek ini kepada sang istri, Mieke Amalia.

Namun, sang aktor mengaku sempat heran karena lokasi syuting film ini seolah mengingatkannya pada pengalaman masa lalu.

"Neng, gue ditawarin sama Joko buat main di filmnya, film penjara-penjara gitu," kata Tora Sudiro mengulang percakapannya dengan sang istri.

Ia pun berkelakar mengenai alasan di balik pemilihan dirinya untuk peran tersebut, merujuk pada kasus hukum yang pernah menjeratnya pada tahun 2017 silam.

"Kenapa film penjara ya? Apa karena gue berpengalaman?" selorohnya.

Rekan sesama aktor, Aming, yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut ikut menimpali candaan Tora.

Baca Juga: Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu

"Wah, masa adegannya di penjara. Gue inget, ih Tora di penjara dua kali," ucap Aming.

Tora pun langsung mengklarifikasi maksud pembicaraannya dengan merujuk pada pengalamannya membintangi film remake Korea yang sukses beberapa waktu lalu.

Sutradara Joko Anwar kembali berkolaborasi dengan Tora Sudiro di film Ghost in the Cell. [Suara.com/Rena Pangesti]

"Miracle in Cell No.7! Bukan benerannya!" kata Tora sambil tertawa.

Meski penuh canda, Tora membuktikan totalitasnya dalam berakting. Ia bahkan menggunakan teknik yang tergolong unik demi memancing emosi saat harus melakoni adegan sedih.

"Itu gue karetin gigi gue biar nangis terus. Biar air matanya ngebeng," ungkapnya.

Sebagai gambaran, Ghost in the Cell merupakan film bergenre horor komedi yang mengisahkan teror makhluk halus di dalam sebuah penjara.

Situasi mencekam tersebut memaksa para narapidana yang semula bermusuhan untuk bekerja sama demi bertahan hidup.

Film Ghost in the Cell dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 16 April 2026.

Selain Tora Sudiro, film ini juga dimeriahkan oleh deretan aktor papan atas seperti Abimana Aryasatya, Morgan Oey, Aming, hingga Lukman Sardi.

Load More