Entertainment / Gosip
Senin, 16 Maret 2026 | 04:00 WIB
Kartika Putri dan Habib Usman bin Yahya (Instagram/@kartikaputriworld)
Baca 10 detik
  • Habib Usman bin Yahya tetap menjalankan ibadah umrah bersama keluarga pada Idulfitri meski ada konflik Iran-Israel.
  • Keberangkatan direncanakan pada 19 atau 20 Maret, sempat terkendala teknis penerbangan akibat penutupan wilayah udara.
  • Habib Usman meyakini lokasi Makkah dan Madinah aman karena jarak geografis yang jauh dari titik konflik Timur Tengah.

Suara.com - Pendakwah Habib Usman bin Yahya memastikan tetap berangkat menjalankan ibadah umrah memboyong seluruh keluarganya pada momen Idulfitri tahun ini. 

Meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas akibat konflik antara Iran dan Israel, suami Kartika Putri ini mengaku tidak merasa khawatir.

Rencananya, Habib Usman akan terbang langsung dari Jakarta menuju Jeddah pada 19 atau 20 Maret mendatang. Dia mengakui sempat ada kendala teknis terkait maskapai penerbangan akibat penutupan ruang udara di wilayah konflik.

"Sebetulnya saya sudah punya tiket pesawat itu Qatar atau Doha di tanggal 20 sore. Karena Doha belum bisa ada yang terbang (akibat situasi keamanan), jadi kita ambil alternatif pakai pesawat yang lain," kata Habib Usman saat ditemui di kawasan Jakarta, belum lama lalu.

Ketegangan di Timur Tengah memang sedang berada pada titik krusial. Iran meluncurkan serangan balasan berupa ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel, yang memicu keterlibatan Amerika Serikat dalam upaya intersepsi. 

Habib Usman bin Yahya dan Kartika Putri. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

Situasi ini sempat membuat beberapa negara di kawasan tersebut menutup ruang udara mereka demi keamanan penerbangan sipil.

Namun, Habib Usman menilai posisi geografis Makkah dan Madinah relatif aman dari titik konflik.

"Kalau lihat situasinya, kita landing di Jeddah. Jeddah itu adanya di sebelah kiri, sedangkan konfliknya itu adanya di sebelah kanan. Jadi jaraknya sangat jauh," katanya.

"Iran menyerang ke Israel, kita ada di daerah Jeddah, Makkah, Madinah. Mungkin rudalnya kelihatan," imbuhnya seraya tertawa.

Baca Juga: Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan

Bagi Habib Usman, keputusan untuk tetap berangkat sudah bulat karena didasari niat ibadah yang telah direncanakan jauh sebelum konflik pecah.

Dia pun telah memberikan pemahaman kepada istri dan anak-anaknya agar tetap tenang.

"Kalau ditanya khawatir, ya tidak. Umur itu sudah di tangan Allah. Kullu nafsin dzaiqotul maut, semua yang bernyawa pasti dicabut nyawanya oleh Allah. Allah sudah menentukan kapan kita mati. Jadi bismillah jalanin," tegasnya.

Keberangkatan umrah kali ini juga merupakan bentuk apresiasi bagi putrinya, Khalisa. Pasalnya, sang anak sudah konsisten menjalankan ibadah puasa secara penuh sejak usia empat tahun. 

Selain itu, momen lebaran di Tanah Suci ini akan menjadi ajang reuni keluarga karena putra sulungnya yang sedang menimba ilmu di Tarim, Yaman, akan ikut menyusul ke Jeddah.

Habib Usman juga berpesan kepada para jemaah lain yang tetap berangkat umrah di tengah situasi ini untuk tetap fokus pada ibadah dan menjaga kesakralan momentum tersebut.

Load More