Suara.com - Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, baru-baru ini mengeluarkan imbauan perjalanan bagi para penumpang yang akan berangkat maupun tiba melalui bandara tersebut.
Adapun angkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Peringatan tersebut muncul di tengah situasi pasca serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang berdampak pada pembatasan hingga penutupan ruang udara di sejumlah negara di kawasan tersebut.
Adapun dalam pernyataan yang disiarkan melalui akun X resmi @KAIAirport, para penumpang diminta untuk mengecek langsung informasi kepada maskapai penerbangan mereka masing-masing.
“Untuk kenyamanan Anda, penumpang yang akan bepergian ke tujuan yang terdampak oleh kejadian yang sedang berlangsung disarankan untuk memeriksa langsung dengan maskapai penerbangan terkait guna mendapatkan informasi terbaru mengenai penerbangan sebelum berangkat ke bandara,” tulis pihak Bandara King Abdulaziz.
Tak hanya itu, pihak bandara juga menekankan pentingnya mengandalkan saluran komunikasi resmi dari maskapai dan otoritas bandara dalam memperoleh informasi maupun bantuan.
Imbauan ini terutama ditujukan bagi penumpang yang menuju atau berasal dari wilayah yang terdampak konflik.
Seperti diketahui, peringatan yang disampaikan oleh pihak Bandara King Abdulaziz tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Serangan udara yang dilancarkan Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026 memicu respons militer dari Teheran, termasuk laporan serangan balasan ke sejumlah lokasi di kawasan Teluk.
Baca Juga: Heboh Perang AS - Israel vs Iran Dikaitkan dengan Hadis Dajjal, Angka 70 Ribu Jadi Sorotan
Tentunya, konflik ini berdampak langsung pada sektor penerbangan, dengan beberapa negara memberlakukan pembatasan ruang udara sebagai langkah antisipasi keselamatan.
Sejumlah maskapai internasional juga memilih menunda maupun menghentikan sementara layanan penerbangan menuju dan dari wilayah yang terdampak, dengan mempertimbangkan aspek keamanan operasional.
Kepulangan Jemaah Umrah Indonesia
Sebagai tambahan informasi, adanya konflik di wilayah Timur Tengah ini ternyata juga berdampak pada jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia, baik yang sudah berada di Arab Saudi maupun yang masih berada di Tanah Air dan menunggu jadwal keberangkatan.
Berdasarkan data dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), terdapat sekitar 58.873 jemaah umrah Indonesia yang saat ini masih berada di Arab Saudi.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, mengatakan pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah, perwakilan Republik Indonesia, serta otoritas terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi secara intensif untuk memastikan kondisi jemaah tetap aman dan terlayani dengan baik.
Berita Terkait
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci