- Seorang pedagang pria terekam menampar seorang perempuan lansia yang diduga mencuri cabai, hingga memicu kericuhan di lokasi.
- Netizen berdebat antara mengecam tindakan main hakim sendiri yang dinilai tidak manusiawi dan upaya memahami kemarahan pedagang jika pencurian tersebut sudah berulang.
- Hingga saat ini, lokasi pasti kejadian dan identitas pihak yang terlibat belum teridentifikasi, serta belum ada laporan resmi terkait tindak penganiayaan maupun pencurian tersebut.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan seorang pedagang terhadap perempuan lanjut usia (lansia) di sebuah pasar tradisional viral di media sosial.
Pedagang laki-laki tersebut terekam menampar wajah sang nenek berkali-kali setelah diduga ketahuan mencuri cabai pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Minggu, 15 Maret 2026, memperlihatkan situasi tegang di tengah riuhnya aktivitas pasar.
Seorang pria yang menggunakan celemek khas pedagang tampak menghampiri perempuan lansia yang sedang dikerubungi warga.
Tanpa banyak bicara, pria tersebut langsung melayangkan tamparan keras ke arah wajah korban hingga tubuhnya terhuyung.
Aksi tersebut spontan membuat pembeli dan pedagang lain yang berada di lokasi terkejut. Meski sempat dilerai oleh beberapa orang di lokasi, emosi pria tersebut tampak sudah memuncak.
Dia kembali mendekati korban, mencoba menendang hingga mendaratkan tamparan kedua tepat di wajah sang nenek.
"Ya Tuhan, ya Tuhan!" teriak salah satu warga dalam rekaman video tersebut yang merasa iba melihat kekerasan yang terjadi.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan, insiden ini dipicu karena lansia tersebut diduga mencuri cabai di lapak pedagang tersebut.
Baca Juga: Viral! Perempuan 22 Tahun di Sukabumi Dijodohkan dengan Kakek 65 Tahun, Maharnya Bikin Melongo
Namun, kolom komentar unggahan tersebut justru memicu perdebatan sengit di kalangan warganet. Reaksi publik terbagi menjadi dua kubu dalam menyikapi tindakan main hakim sendiri itu.
Banyak netizen yang mengecam keras tindakan pedagang tersebut karena dinilai tidak manusiawi terhadap lansia.
"Emosi boleh bang tapi lihat-lihat juga dong itu udah tua loh, jangan asal main tangan, ringan banget mukul. Saya bayarin saja bang cabainya, enggak usah pakai mukul," tulis akun @its*** di kolom komentar yang merasa prihatin.
Di sisi lain, beberapa warganet memberikan pembelaan terhadap sang pedagang. Muncul dugaan bahwa kemarahan tersebut bukan sekadar karena diduga mencuri cabai, melainkan sang nenek diduga sempat mengambil dompet milik pedagang.
Selain itu, ada klaim yang menyebutkan bahwa kejadian pencurian oleh pelaku yang sama sudah sering terjadi di pasar tersebut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait lokasi pasti pasar tradisional tersebut maupun identitas dari kedua belah pihak.
Belum diketahui pula apakah kasus ini akan dibawa ke jalur hukum, baik terkait dugaan pencurian maupun tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh sang pedagang.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Rawit Tembus Rp52 Ribu, Beras Medium dan Telur Merangkak Naik
-
Harga Pangan Kembali Naik, Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 19 Persen
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga