Entertainment / Gosip
Rabu, 18 Maret 2026 | 11:27 WIB
Pencurian HP di Masjid Istiqlal (Instagram)

Suara.com - Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan seorang pria berinisial W (40) menjadi sasaran amukan warga setelah diduga mencuri ponsel milik jemaah yang tengah menjalankan itikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Maret 2026.

Insiden ini diunggah dalam akun Instagram @lbj_jakarta, dengan keterangan “Nekat curi barang jemaah saat sahur, pencuri di masjid istiqlal tertangkap basah”.

Diketahui, pencurian itu terjadi pada waktu Subuh. Pelaku mengincar barang berharga milik jemaah yang sedang menjalani ibadah iktikaf pada malam-malam terakhir bulan Ramadan.

Dalam video tersebut, pelaku tampak ditangkap dan ditiban oleh warga yang kesal dengan perbuatannya.

Petugas keamanan terlihat berusaha meredam emosi massa, sebelum akhirnya membawa pelaku keluar dari area masjid.

Direktur Lembaga Pengembangan Media Istiqlal, M Asdar, mengatakan pelaku memanfaatkan peluang saat para jemaah tertidur.

"Iya bener (mengincar jemaah iktikaf). Dan memang ada peluang di saat jemaah. tertidur. Tas atau barang yang tidak terkontrol jadi gampang diambil sama maling karena emang niatnya ngincar barang jemaah itu," katanya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan pun buka suara.

“Telah terjadi tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Sawah Besar, terduga pelaku berinisial W merupakan warga Pasar Senen, Jakarta Pusat,” kata Rahmat.

Baca Juga: Istri Dipecat karena Diadukan Kerja Tak Beres, Suami Aniaya Karyawan Indomaret

Rahmat menerangkan, terduga pelaku kepergok melancarkan aksinya saat pelapor yang merupakan korban berinisial RJK (19) akan keluar dari ruang utama Masjid Istiqlal.  

“Kemudian korban merasa ada yang mendorong dan setelahnya menyadari handphone miliknya yang disimpan di kantong baju gamis sebelah kanan sudah hilang,” terangnya.

Kemudian korban menghampiri orang yang mendorongnya dan menanyakan keberadaan ponselnya ke terduga pelaku saat tangannya terpegang.

“Tas totebag warna hitam yang awalnya dipegang oleh terduga pelaku berisikan handphone korban kemudian dilempar oleh pelaku dan sebelum terlempar, pelapor sempat mengambil kembali handphonenya dan pelaku diamankan oleh pihak security Masjid Istiqlal,” papar Rahmat.

Sementara itu, diketahui pula bahwa pelaku sudah nekat melakukan aksinya sebanyak tiga kali di Masjid Istiqlal dalam waktu sebulan.

“Terduga pelaku beraksi pada 13 Maret 2026, pada waktu salat Jum’at pukul 12.00 WIB. Kemudian pada 14 dan 15 Maret 2026 pukul 18.00 WIB, pada saat buka puasa bersama,“ terang Rahmat.

Load More