- Denada mengungkap trauma persalinan putranya, Ressa, yang dilakukan secara rahasia puluhan tahun silam tanpa didampingi suami.
- Penyanyi Denada merasa sangat bersalah dan dihantui kecanggungan selama bertahun-tahun karena menyembunyikan kelahiran Ressa dari publik.
- Kini, Denada berusaha menghubungi Ressa yang berusia 24 tahun untuk memberikan penjelasan serta meminta bertemu dan memeluknya.
Suara.com - Di tengah kasus dugaan penelantaran anak yang menjeratnya, penyanyi Denada membeberkan cerita kelam di balik kelahiran Ressa Rizky Rossano.
Ibu dua anak ini rupanya menyimpan trauma mendalam karena harus melewati proses persalinan putranya tersebut seorang diri secara rahasia pada puluhan tahun silam.
Momen persalinan normal yang seharusnya penuh kebahagiaan justru menjadi titik terberat bagi mantan istri Jerry Aurum tersebut.
Kehadiran sang bayi kala itu terpaksa disembunyikan rapat-rapat dari publik lantaran statusnya yang belum menikah.
"Jujur, kembali lagi aku kayak ada flashback. Yang aku ingat tuh aku pada saat itu aku sendiri, dan aku sedih banget, dan aku sakit banget rasanya hari itu. I was so alone," ungkap Denada sambil menahan tangis saat berbincang di kanal YouTube Feni Rose Official, Senin, 16 Maret 2026.
Melahirkan tanpa suami dan status sebagai ibu tunggal membuat luka batinnya semakin dalam.
"Mestinya kan situasinya ideal, ada bapaknya, ada ibunya. Dan pada saat itu aku melihat betapa itu harus kita rahasiakan, itu harus kita keep. Itu mungkin salah satu hal yang juga bikin sedih," tambahnya.
Denada mengklaim, dirinya terus dihantui rasa bersalah karena menyimpan rahasia besar tersebut bertahun-tahun.
Beban psikologis tersebut bahkan membuatnya selalu merasa canggung setiap kali berpapasan dengan Ressa di momen kumpul keluarga.
Baca Juga: Sempat Tak Diakui Denada, Ressa Rizky Rossano Dapat Hadiah Umrah dari Dokter Reza Gladys
"I feel so guilty (aku merasa sangat bersalah), aku merasa bersalah banget. Aku seperti menyakiti semua orang, aku seperti merepotkan semua. Tapi aku enggak bermaksud begitu," ucapnya sambil terisak.
"Setiap aku melihat dia (Ressa), langsung berasa kayak 'iya ya, tahu apa enggak ya? Tahu apa enggak ya?'. Rasa canggung itu muncul karena aku merasa bersalah sama dia," lanjut Denada.
Kini, setelah mendiang ibunya, Emilia Contessa, meninggal dunia, Denada merasa harus mengambil alih tanggung jawab untuk jujur sepenuhnya.
Dia mengaku terus berupaya menghubungi pemuda 24 tahun itu untuk sekadar bertemu dan berpelukan.
"Ressa kalau boleh, ingin rasanya ketemu Ressa. Enggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu kalau boleh pengin peluk aja. Tapi kalau Ressa enggak mau juga dimengerti kok," demikian bunyi salah satu pesan Denada kepada sang anak.
Denada sadar luka batin Ressa sangat dalam akibat merasa ditelantarkan. Karena itu, dia tidak memaksa sang putra untuk langsung memaafkannya.
"Aku berutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia. Mudah-mudahan di sini aku bisa cerita, enggak untuk mencari pembenaran, tapi aku kepengin paling tidak dia lihat dan dia dengar dari aku sendiri," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bantah Telantarkan Anak Kandung, Denada Beberkan Bukti Transfer dan Alasan Titipkan Ressa
-
Ressa Rossano Belum Siap Bertemu, Ternyata Masih Panggil Denada 'Mbak'
-
Sudah Akui Ressa Rossano Anak, Denada Tetap Digugat Rp7 Miliar, Ternyata Ada 3 Penyebabnya
-
Sudah Diakui Anak, Ressa Rizky Rossano Masih Panggil Denada 'Mba': Ada Rasa Canggung
-
Dituding Sebagai Ayah Kandung Ressa Putra Denada, Iwa K: Bukan Anak Gue!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis