Entertainment / Gosip
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:02 WIB
Anak Denada, Ressa Rizky Rossano ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Februari 2026
Baca 10 detik
  • Penyanyi Denada telah mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai putra kandungnya saat di Kemang, Jakarta Selatan.
  • Ressa Rizky Rossano masih memanggil Denada dengan sebutan "Mbak" karena rasa canggung dan takut.
  • Ressa khawatir mengecewakan Denada dan takut hubungan mereka gagal terulang seperti sebelumnya.

Suara.com - Penyanyi Denada secara terbuka telah mengakui Ressa Rizky Rossano adalah putra kandungnya. 

Meski statusnya sudah diakui, Ressa Rizky Rossano ternyata belum sepenuhnya memanggil Denada sebagai ibu.

"Iya, Ressa sampai sekarang masih manggil 'Mbak'," katanya saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Februari 2026.

Ressa Rizky Rossano tidak menampik ada rasa canggung untuk mengubah panggilan tersebut. 

Apalagi, mereka berdua sudah sejak lama tidak bertatap muka secara langsung.

Anak Denada, Ressa Rizky Rossano ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Februari 2026

"Ya iya balik lagi canggung, canggung," tutur Ressa.

Tak hanya rasa canggung, Ressa Rizky Rossano juga merasakan ketakutan. Terutama jika dirinya nanti bertemu dengan Denada.

Bahkan saat mendapat pesan dari Denada, Ressa Rizky Rossano sampai tak membalas.

"Ya takut aja untuk menjawab, takut ada yang salah takut nggak... begitu, lebih ke takut aja," ujar Ressa Rizky Rossano.

Baca Juga: Ressa Tak Diakui, Emilia Contessa Pernah Desak Denada Kasih Cucu Laki-Laki

Ketakutan tersebut lantaran khawatir ekpektasinya terlalu tinggi. Sebab ia takut harapan yang mulai tumbuh justru akan berakhir dengan rasa sakit yang sama.

Anak Denada, Ressa Rizky Rossano ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Februari 2026

"Iya takut itu terulang lagi," tambahnya.

Denada sebenarnya sudah menunjukkan keseriusan dengan mengajak sang putra untuk bertemu. 

Namun, Ressa Rizky Rossano masih enggan melangkah karena dihantui oleh bayang-bayang kegagalan hubungan mereka di masa lalu.

"Bukan belum mau, takut takut mengambil keputusan dan takutnya juga nanti terjadi kegagalan ketiga kalinya gitu," pungkas Ressa.

Load More