- Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca sukses menyelenggarakan Salat Idulfitri di lapangan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 21 Maret 2026.
- Acara perdana ini dihadiri ratusan warga setempat dan bertujuan menunjukkan Islam yang inklusif serta membahas isu geopolitik.
- Meskipun persiapan singkat, kegiatan ini mempererat hubungan sosial warga dan direncanakan menjadi agenda rutin rutin mendatang.
Suara.com - Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca baru saja menyelenggarakan pelaksanaan Salat Idulfitri secara mandiri di sebuah lapangan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Keputusan ini menjadi pengalaman perdana bagi keduanya, yang sukses menarik antusiasme ratusan warga setempat meski persiapannya terbilang sangat singkat.
Bagi Zaskia, momen ini memberikan kesan mendalam. Dia merasa kehangatan bertetangga layaknya di Yogyakarta justru dia temukan di Jakarta semenjak mereka membangun masjid di lingkungan tersebut.
"Selama aku tinggal di Jakarta hampir 40 tahun, baru sekali ini aku ngerasain semenjak ada masjid, aku sama warga tuh jadi dekat banget," kata Zaskia kepada media.
"Silaturahmi kita jadi bagus banget, terus pas bilang mau bikin ini, semua warga turun tangan. Bahagianya karena hubungan sama warga bagus banget."
Menariknya, keluarga ini sebenarnya belum resmi pindah ke kediaman baru mereka di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Namun, kedekatan yang terjalin erat membuat keduanya tak sabar untuk segera menetap.
Acara mudik mereka ke Yogyakarta pun rela ditunda dan baru dilakukan pada sore hari demi bisa merayakan lebaran bersama warga Jagakarsa.
Pemilihan lapangan sebagai lokasi Salat Idulfitri bukan tanpa alasan. Hanung menjelaskan bahwa selain untuk mengakomodasi jemaah Masjid Al-Ikhsan yang kerap membludak, langkah ini sejalan dengan sunah Nabi.
Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Gelar Salat Ied, Pilih Syakir Daulay Jadi Imam
Lebih dari itu, sutradara kondang ini ingin menunjukkan wajah Islam yang inklusif di ruang publik.
Dalam khotbah, Hanung sengaja meminta agar penceramah mengangkat isu geopolitik terkini, bukan sekadar tema template lebaran biasa.
"Saya kepingin jemaah yang hadir di sini memahami betul konteks geopolitik di dunia internasional, terutama di Palestina, di Gaza. Terus bagaimana peperangan antara Iran dan Israel ini hampir memecah belah umat Islam," imbuh Hanung.
"Di dalam ceramah itu kita menunjukkan bahwa Islam itu selain kompak, juga santun, intelek, dan sangat inklusif."
Kepanitiaan acara ini terbilang nekat karena dipersiapkan hanya dalam waktu tiga hari dengan tim inti berjumlah empat orang.
Namun, bantuan dari relawan warga berdatangan secara tak terduga. Untuk urusan imam salat, pasangan ini mempercayakannya kepada aktor Syakir Daulay yang kebetulan juga merupakan warga setempat.
Tag
Berita Terkait
-
Zaskia Adya Mecca Gelar Salat Ied, Pilih Syakir Daulay Jadi Imam
-
Wajahnya Disebut Terlalu Putih, Anak Pengungsi di Tamiang Ketakutan Lihat Zaskia Adya Mecca
-
Terjun ke Lokasi Bencana Aceh, Zaskia Adya Mecca Ungkap Korban 5 Hari Kelaparan Tanpa Bantuan
-
Anak Pakai Rok Terlalu Pendek di Sekolah, Zaskia Adya Mecca Kena Tegur Guru
-
Zaskia Adya Mecca Gelisah Lihat Wajah Penanya dalam Kajian Agama Disorot: Sama Saja Membuka Aib!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan