Suara.com - Kontroversi nominal THR yang dibagikan Dewi Perssik menjadi pemicu perdebatan publik setelah uang Rp10.000 hingga Rp15.000 dianggap terlalu kecil.
Sejumlah warganet menilai angka tersebut tidak sebanding dengan statusnya sebagai artis papan atas sehingga muncul tudingan pelit di media sosial.
Namun, polemik itu berkembang karena beredarnya potongan video yang hanya menampilkan pembagian uang tanpa konteks bantuan lainnya.
Menjawab kritik tersebut, Dewi Perssik akhirnya mengunggah video terbaru yang memperlihatkan keseluruhan bantuan yang ia bagikan kepada warga.
Dalam video itu, pedangdut yang akrab disapa Depe itu menunjukkan tumpukan beras premium yang menjadi bagian utama dari paket bantuan selain uang tunai.
"Ini di Kranjingan, Jember, tempat kakek saya, Moch Chotib, bukan di Sumbersari yang katanya sepi itu, ya, Guys," ujarnya seperti dikutip pada Senin, 23 Maret 2026.
Dia menegaskan bahwa jumlah penerima bantuan mencapai ribuan orang sehingga nominal uang tunai disesuaikan agar merata.
"Ada sekitar 8.000 orang di sini, jadi ini bukan cuma bagi-bagi ke tetangga, tapi sudah satu kecamatan," katanya.
Baca Juga: 6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
Dewi Perssik juga menjelaskan bahwa setiap warga tidak hanya menerima uang, tetapi juga beras premium dalam jumlah cukup besar.
"Satu orang bisa membawa tiga sampai empat karung beras premium ukuran lima kilo, harganya sekitar Rp85.000," ungkapnya.
Mantan istri Aldi Taher itu juga menyayangkan narasi yang beredar karena tidak menampilkan fakta bahwa nilai bantuan per orang sebenarnya jauh lebih besar.
"Jadi jangan dipotong-potong videonya, karena ini bukan cuma Rp15.000 saja, ada beras juga," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyindir akun gosip yang dianggap menggiring opini negatif demi mengejar jumlah penonton.
"Tapi masih saja ibu saya dihina, dipajang di akun gosip yang haus viewers demi panen dosa, bangga ya," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali, Saat Diam-diam Kuliah S1 Psikologi di Jakarta
-
Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali
-
Demi Kurban, Dewi Perssik Rela Sewa Private Jet dari Kalimantan ke Jakarta!
-
Kurban 12 Sapi di Idul Adha, Dewi Perssik Dapat Bonus 2 Kambing Gratis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur