- Banyak pemudik terpaksa melewati jalan tanah persawahan Purwomartani demi menghindari kemacetan Jalan Jogja-Solo.
- Pengendara roda empat mengaku panik dan tidak bisa putar balik saat masuk pelosok desa.
- Pengelola jalan tol akhirnya menghapus rute nyasar tersebut dari aplikasi navigasi demi keamanan pemudik.
Suara.com - Momen mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Yogyakarta diwarnai kejadian tak terduga saat puluhan kendaraan roda empat tersesat ke tengah area persawahan. Insiden unik ini terjadi lantaran para pengemudi terlalu percaya pada arahan Google Maps saat mencari rute alternatif tercepat menuju jalan tol fungsional.
Lantas, bagaimana bisa mobil-mobil kota ini berakhir di jalur traktor petani? Merangkum dari berbagai kejadian di area sekitar Gerbang Tol (GT) Purwomartani, Kalasan, Sleman pada Selasa (24/3/2026), berikut deretan fakta menariknya:
1. Korban Garis Merah Jalan Utama
Alasan utama mengapa banyak pemudik "terdampar" di jalan desa adalah karena menghindari kemacetan horor.
Haryono, salah satu pemudik tujuan Surabaya, mengaku terpaksa masuk ke jalur sempit dari kawasan Sambisari karena aplikasi navigasi menunjukkan Jalan Nasional Jogja-Solo di depan Bandara Adisucipto sudah merah pekat.
Niat hati mencari jalan pintas tercepat, ia malah diarahkan menembus jalur yang jauh dari kata layak.
2. Infrastruktur Jalan "Seadanya" Khas Pedesaan
Jika Anda membayangkan jalan alternatif beraspal mulus, buang jauh-jauh pikiran itu.
Jalur yang dilintasi para pemudik ini sejatinya murni akses warga lokal menuju sawah.
Baca Juga: Update Harga iPhone Maret 2026, Setelah Lebaran Bakal Naik?
Kondisinya masih berupa jalan tanah yang belum rata. Ari, seorang warga setempat, bahkan menegaskan bahwa jalan tersebut sama sekali tidak disiapkan sebagai jalur alternatif roda empat, melainkan hanya untuk lalu lalang petani.
3. Maju Kena, Mundur Tak Bisa
Sensasi senam jantung dialami oleh Damar, pemudik asal Jakarta. Saat diarahkan ke area hijau yang sepi, ia mengaku ragu dan curiga.
Namun, karena posisi kendaraannya sudah terjepit antrean mobil pemudik lain di jalur sempit tersebut, ia kehilangan opsi untuk putar balik.
Kepanikan semakin bertambah karena minimnya papan petunjuk arah di tengah sawah, membuatnya was-was apakah jalan tersebut benar-benar tembus ke tol atau justru buntu.
4. Rute "Jebakan" Akhirnya Dihapus dari Peta Digital
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel