Entertainment / Film
Kamis, 26 Maret 2026 | 17:00 WIB
Aurelie Moeremans punya kriteria khusus buat rumah produksi untuk memfilmkan novelnya berjudul Broken Strings. [Instagram]

Dalam buku setebal 220 halaman ini, ia membawa pembaca kembali ke masa remajanya di usia 15 tahun, masa yang seharusnya penuh warna, namun justru menjadi awal dari perjalanan gelap saat ia meniti karier di industri hiburan Tanah Air.

Di bagian awal, Aurelie menegaskan bahwa memoar ini ditulis berdasarkan ingatan pribadinya, dengan sejumlah nama, tempat, dan detail yang sengaja diubah atau dihapus demi menjaga privasi.

Ia juga menekankan bahwa fokus utama buku ini bukan untuk mengungkap identitas pelaku, melainkan untuk membantu pembaca memahami pola grooming serta dinamika manipulasi yang sering terjadi dalam hubungan tidak sehat.

Melalui buku ini, Aurelie secara terbuka mengisahkan pengalaman pahitnya sebagai korban child grooming, manipulasi emosional, dan kontrol dalam hubungan dengan mantan kekasihnya yang saat itu berusia 29 tahun.

Kisah tersebut menggambarkan bagaimana ia terjebak dalam situasi yang merugikan sejak usia muda, hingga akhirnya mampu perlahan menyelamatkan dirinya dari lingkaran tersebut.

Kontributor : Anistya Yustika

Load More