Suara.com - Insiden tragis menimpa seorang pemuda berinisial DT yang tewas mengenaskan usai menabrak tiang saat berusaha menghindari kejaran polisi dari Satlantas Polres Pacitan pada Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 11.15 siang.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial, memperlihatkan seorang pemuda terkapar tak bernyawa dikelilingi warga.
Menanggapi kejadian itu, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers. Di kesempatan tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta keluarga korban.
“Yang pertama kami atas nama pimpinan dari Polres Pacitan dan juga atas nama pribadi memohon maaf kepada masyarakat Pacitan, terutama kami mengucapkan bela sungkawa kepada pihak korban dan juga keluarga korban atas terjadinya laka lantas yang terjadi,” ujar Ayub melalui siaran langsung di akun Instagram @polres_pacitan, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa anggota polisi yang terlibat dalam kejadian tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan internal.
“Yang pertama bahwa untuk anggota polisi yang terlibat di lapangan, hasil investigasi sementara yaitu Aipda RD, saat ini yang bersangkutan sudah kita amankan dan sedang dilaksanakan proses pemeriksaan secara internal,” jelasnya.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara objektif dan tidak segan memberikan sanksi jika ditemukan pelanggaran prosedur.
“Kasus laka lantas ini akan kami akan tangani secara objektif dan apabila ditemukan tindakan yang tidak sesuai SOP, tentunya akan kita berikan sanksi,” katanya.
Baca Juga: Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna memperjelas kronologi kejadian.
“Saat ini kami sedang mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk memperjeas kronologi kasus laka lantas tersebut,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan sementara, insiden bermula ketika petugas menduga adanya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan korban.
“Adapun kronologi awal yang kami terima yaitu, saudara RD melihat menduga melihat adanya pelanggaran lalu lintas roda dua yang dikemudikan oleh korban, sehingga anggota kami RD melakukan pengecekan dan melakukan peneguran,” jelas Kapolres.
Namun, teguran tersebut tidak diindahkan oleh korban hingga akhirnya mencoba menghindar dari petugas.
“Setelah dilakukan peneguran tidak digubris, lalu pengendara roda dua tersebut berusaha menghindari petugas,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Nekat! Mobil MPV Angkut 12 Orang saat Lebaran, Bagasi Terbuka Ditutup Terpal
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Polisi Berdarah di Perlintasan Rel Kereta Api Tanpa Palang Pintu
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Teka-teki Mulai Terjawab, Ravel Entertainment Beri Kode Boyong Avenged Sevenfold ke Jakarta
-
Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings
-
Terpilih Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Beda Reaksi Fuji Ditanya Gebetan, Full Senyum saat Disinggung Reza Arap
-
Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu
-
Reza Arap Salting Parah di Depan Fuji, Rachel Vennya Malah Gencar Godain Terus
-
Prioritaskan Kesehatan, Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu
-
Vokalis Avenged Sevenfold Beri Kode Keras: Kita Harus Balik Lagi ke Jakarta