Entertainment / Gosip
Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi pedofilia atau pencabulan anak laki-laki. [Shutterstock]
Baca 10 detik
  •  Seorang pria di Pamulang ditangkap warga karena menyebarkan selebaran jasa seks vulgar dengan target anak sekolah dan dewasa. 
  • Para ibu di lokasi kejadian langsung melabrak dan menginterogasi pelaku setelah mengetahui brosur tersebut diberikan kepada anak-anak.

  •  Warga semakin geram karena adanya dugaan pelaku mengidap penyakit menular, sehingga mendesak polisi segera bertindak.

Suara.com - Warga Pamulang, Tangerang Selatan, dihebohkan dengan aksi seorang pria yang nekat menawarkan jasa asusila di tempat umum secara terang-terangan.

Pria tersebut diduga menyebarkan selebaran berisi tawaran jasa emut kelamin kepada para pelanggan di sebuah warung bakso pada Kamis, 26 Maret 2026 malam.

Isi selebaran tersebut sangat vulgar, menampilkan daftar harga jasa mulai dari Rp20 ribu untuk pelajar hingga Rp100 ribu bagi kategori dewasa.

Dalam kertas putih tersebut, pelaku juga mencantumkan nomor WhatsApp pribadinya yang diduga digunakan untuk mempermudah transaksi dengan calon pelanggan.

Aksi menyimpang ini terungkap saat anak dari seorang warga bernama Ibu Sofie sedang makan bakso dan tiba-tiba diberi selebaran tersebut.

Kejadian memuakkan ini pun menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @nazmahshahab13 pada Jumat, 27 Maret 2026 pagi hari.

Seorang ibu-ibu di lokasi kejadian yang mengetahui hal tersebut langsung naik pitam dan melakukan interogasi paksa terhadap pria berbaju putih itu.

"Maksud lu apa? Lu mau apa? Hah? Lu mau apa begitu-begitu di sini lu mau apa?" cecar ibu-ibu tersebut dengan nada tinggi.

Pelaku yang tertangkap basah hanya bisa tertunduk lesu dan ketakutan saat dikerumuni warga yang emosi melihat kelakuan tidak senonohnya.

Baca Juga: Perlunya Jaga Lisan, Julid Doakan Tetangga Hajatan 7 Hari Malah Berakhir Duka

"Minta maaf..." ucap pria itu.

Kondisi semakin memanas lantaran muncul dugaan mengerikan bahwa pria tersebut disebut pengidap HIV.

"Ini begini gimana nih? Ini sakit, lu sakit lu ya? Hah? Lu kalau sakit jangan bawa orang!" bentak seorang wanita lainnya di lokasi.

Warga setempat pun berusaha menahan pelaku dan mendesaknya untuk menunjukkan identitas diri berupa KTP guna dilaporkan segera ke pihak kepolisian.

"Mana KTP lu?! Gua bawa lu sekarang! Mana?!" teriak ibu-ibu tersebut sambil memperingatkan pelaku bahwa tindakannya bisa berujung pada hukuman penjara.

Masyarakat kini meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti aksi menyimpang ini karena sudah sangat meresahkan para orangtua di wilayah Pamulang.

Load More