Entertainment / Gosip
Rabu, 01 April 2026 | 17:04 WIB
Pedangdut kawakan, Rhoma Irama. (Instagram/@rhoma_official)
Baca 10 detik
  • Rhoma Irama memperingatkan penggemar pada 31 Maret 2026 mengenai penyalahgunaan teknologi AI yang mencatut nama serta vokalnya.
  • Terdapat tiga lagu palsu yang menggunakan identitas Rhoma Irama dan grup Soneta untuk mengelabui para pendengar setia.
  • Rhoma Irama menegaskan lagu tersebut bukan karyanya dan mendesak pelaku segera menghentikan praktik penipuan identitas tersebut.

Suara.com - Raja Dangdut Rhoma Irama memberikan peringatan serius kepada para penggemarnya terkait penyalahgunaan teknologi. 

Penyanyi legendaris ini merasa resah karena namanya dicatut oleh oknum yang menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

"Kepada penikmat lagu-lagu dangdut khususnya Forsa, saya ingin mengingatkan bahwa selama ini ada teknologi AI yang membuat lagu-lagu atas nama saya," kata Rhoma Irama di Instagram pada Selasa, 31 Maret 2026.

Sosok ikonik ini menjelaskan, oknum tersebut tidak hanya meniru vokalnya secara identik. Mereka juga menyertakan gambar dirinya serta nama grup musik Soneta untuk mengelabui pendengar.

"Nah, jadi vokalnya vokal Rhoma, yang main Soneta," tuturnya menjelaskan modus penipuan karya tersebut.

Rhoma Irama membeberkan, setidaknya sudah ada tiga judul lagu yang berhasil dideteksi dan tersebar luas di jagat maya. Lagu-lagu tersebut diklaim seolah-olah merupakan karya ciptaan sang legenda.

"Yang terdeteksi baru tiga lagu nih: ada 'Untukmu April', kemudian ada lagi 'Ramadan Bukan Untuk Gaya', yang ketiga 'Hati-Hati Kecelek'," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh lagu tersebut sama sekali bukan bagian dari karya aslinya maupun hasil kreativitas Soneta Group

Aransemen musik yang terdengar pun bukan berasal dari tangan dinginnya sendiri.

Baca Juga: Sering Masuk TV, Fuji Ungkap Alasan Tak Arahkan Gala Sky Jadi Artis

"Ini sama sekali bukan lagu Rhoma dan bukan aransemen Rhoma, tapi mereka bikin, nah lihat," tegas pelantun lagu Begadang tersebut.

Rhoma Irama di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 2 Maret 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].

Rhoma Irama merasa perlu meluruskan informasi ini agar publik tidak terkecoh oleh klaim sepihak para pembuat konten tersebut. 

Ia tidak ingin identitas seninya disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak bertanggung jawab.

"Jadi untuk diketahui saja bahwa selama ini ada tiga lagu AI yang bukan ciptaan Rhoma tapi mereka mengaku sebagai ciptaan Rhoma," jelasnya lagi.

Sosok yang akrab disapa Bang Haji ini pun langsung melayangkan teguran terbuka kepada pihak-pihak yang menggunakan teknologi tersebut. 

Ia meminta aktivitas pembuatan lagu palsu itu segera diakhiri.

Load More