News / Nasional
Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto usai acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Baca 10 detik
  • Tiga prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon menerima penghormatan resmi dari negara pada Rabu, 1 April 2026.
  • Panglima TNI memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta serta penghargaan medali internasional Dag Hammarskjold kepada ketiga mendiang prajurit tersebut.
  • Keluarga ahli waris menerima santunan finansial miliaran rupiah, jaminan pendidikan, serta hak pensiun berkelanjutan untuk menjamin kesejahteraan masa depan.

Suara.com - Negara memberikan penghormatan bagi tiga prajurit terbaik TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengumumkan pemberian santunan bernilai miliaran rupiah serta kenaikan pangkat luar biasa sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian terakhir mereka.

Ketiga prajurit yang gugur tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Rincian santunan untuk Kapten Zulmi Aditya Iskandar. [istimewa]

Panglima merinci bahwa keluarga masing-masing ahli waris menerima santunan tunai dengan nilai yang sangat signifikan.

Keluarga almarhum Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar menerima Rp 1,89 miliar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan Rp 1,84 miliar, dan Praka Farizal Rhomadhon Rp 1,85 miliar.

"Santunan ini merupakan gabungan dari berbagai hak prajurit, mulai dari nilai tunai tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, hingga santunan kematian dari PBB (Perserikatan Bangsa-Baqngsa)," ujar Agus kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Berdasar dokumen yang diterima Suara.com nilai santunan terbesar diberikan oleh PBB. Di mana masing-masing keluarga prajurit memperoleh santunan kematian snilai Rp 1,2 miliar.

Rincian santunan untuk Sertu Muhammad Nurikhwan. [istimewa]

Tak hanya berupa uang tunai, negara juga menjamin masa depan bagi putra-putri prajurit tiga TNI gugur. Santunan lain juga mencakup Dana Watzah, Tabungan Wajib Perumahan (TWP) AD, personal accident, hingga santunan gugur dari pihak perbankan.

Kenaikan Pangkat dan Medali Internasional

Baca Juga: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

Selain dukungan finansial, Panglima menegaskan bahwa ketiga prajurit tersebut juga akan diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLB OMSPA) Anumerta.

Pangkat mereka dinaikkan satu tingkat lebih tinggi sebagai tanda jasa atas keberanian di medan tugas internasional.

Rincian santunan untuk Praka Farizal. [istimewa]

Ketiganya juga dianugerahi Medal “Dag Hammarskjold”, sebuah penghargaan prestisius dari PBB bagi personel yang gugur dalam misi perdamaian.

“Negara juga memastikan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan dengan memberikan gaji terusan selama 12 bulan penuh, yang meliputi gaji pokok, uang lauk pauk, hingga tunjangan jabatan. Setelah itu, para istri almarhum akan mendapatkan hak pensiun janda secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Load More