Entertainment / Film
Kamis, 02 April 2026 | 15:43 WIB
Donny Alamsyah dalam konferensi pers film The Hostage's Hero di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 30 Maret 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Aktor Donny Alamsyah memerankan Letkol Taufiq dalam film The Hostage's Hero yang mengisahkan operasi pembebasan sandera kapal tahun 2004.
  • Film tersebut menampilkan ketegangan misi penyelamatan 36 sandera di Selat Malaka oleh TNI Angkatan Laut di KRI Karel Satsuitubun.
  • Disjarahal berencana memproduksi lebih banyak film sejarah maritim untuk mempublikasikan nilai perjuangan TNI Angkatan Laut kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Suara.com - Aktor Donny Alamsyah membagikan salah satu pengalaman paling berharga dalam kariernya saat terlibat dalam proses syuting film The Hostage's Hero. 

Berperan sebagai Letkol Taufiq, Donny merasakan langsung bagaimana rasanya memimpin sebuah kapal fregat tempur milik TNI Angkatan Laut.

Bagi Donny, momen tersebut bukan sekadar akting, melainkan sebuah kehormatan yang tak terlupakan. Dia mengaku bangga bisa duduk di kursi komando dan memimpin sebuah unit tempur yang besar dalam sebuah adegan krusial di lautan lepas.

"Itu buat saya adalah sebuah pengalaman yang membanggakan sekaligus juga pengalaman yang berharga ya karena saya duduk dan mengkomandani sebuah unit tempur yang besar dan dahsyat gitu," kata Donny Alamsyah di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 30 Maret 2026. 

The Hostage's Hero sendiri merupakan film drama aksi yang diangkat dari kisah nyata operasi pembebasan 36 sandera kapal MT Pematang di Selat Malaka pada tahun 2004. 

Peristiwa bersejarah ini diangkat ke layar lebar untuk mengingatkan kembali perjuangan armada laut Indonesia dalam menjaga kedaulatan perairan negara.

Kepala Dinas Sejarah Angkatan Laut (Kadisjarahal), Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta Wardhana, menyambut baik kehadiran film ini. 

Menurutnya, film menjadi medium yang sangat efektif untuk menyebarkan nilai-nilai sejarah kepada masyarakat luas dengan cara yang lebih mudah dipahami.

"Peran media film itu penting untuk saat ini namun lebih kepada media publikasi menyebarluaskan sejarah dengan lebih fleksibel," ujar Wira Hady.

Baca Juga: Fans Berat Genre Horor, Luna Maya Tarik Ucapan Hiatus Demi Film Zombie 'Zona Merah'

Donny Alamsyah dalam konferensi pers film The Hostage's Hero di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 30 Maret 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

TNI AL Berencana Angkat Sejarah Lain ke Film

Kesuksesan kolaborasi dalam The Hostage's Hero membuka jalan bagi TNI AL untuk mengangkat lebih banyak kisah heroik lainnya ke layar lebar. 

Wira Hady menyatakan bahwa pihaknya masih memiliki rencana untuk memproduksi film-film bertema sejarah maritim di masa depan.

"Sebenarnya media film dalam mempublikasikan sejarah itu sangat efektif dan lebih mudah dipahami sehingga Disjarahal masih memiliki rencana untuk mengangkat sejarah dengan menggunakan media film," jelasnya.

Dia menambahkan, masih banyak peristiwa penting dalam sejarah TNI AL dan maritim Nusantara yang perlu diketahui oleh publik. Rencana tersebut nantinya akan direalisasikan melalui koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait. 

"Karena banyak sekali sejarah TNI AL dan sejarah maritim Nusantara yang perlu diketahui publik," lanjutnya.

Load More