Entertainment / Film
Jum'at, 10 April 2026 | 19:00 WIB
The Red Line (Netflix)

Suara.com - The Red Line menjadi proyek pertama Netflix Thailand yang tayang tahun ini, setelah pengumuman line-up original 2026 pada Februari lalu.

Film bergenre thriller-kejahatan ini mengangkat tema penipuan lewat telepon, ketidakadilan hukum, serta aksi balas dendam.

Dibintangi oleh Mew Nittha, Esther Supreeleela, dan Ning Chutima, film ini menandai reuni sutradara Dom Sititsiri Mongkolsiri dengan penulis naskah Lek Kongdej Jaturanrasamee, setelah kolaborasi mereka di Hunger (2023).

Mengangkat realitas kejahatan modern, simak sinopsis The Red Line berikut ini!

Sinopsis The Red Line

The Red Line

The Red Line mengisahkan Or (Mew Nittha), seorang mantan marketer sukses yang memutuskan meninggalkan karier untuk menjadi ibu rumah tangga.

Hidupnya berubah drastis ketika ia menjadi korban penipuan geng call center yang berhasil menguras seluruh tabungan keluarganya.

Kejadian itu menghancurkan rasa aman dan kesejahteraan keluarganya, membuat Or terperangkap dalam keputusasaan yang mendalam.

Kecewa dan frustrasi, rasa putus asanya perlahan memuncak menjadi amarah yang kuat, mendorongnya untuk menempuh jalan yang tak lazim demi mendapatkan keadilan.

Baca Juga: Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran

Dalam pencarian keadilan, Or bergabung dengan korban lain yakni Fai (Esther Supreeleela), seorang terapis fisik yang kehilangan tabungan untuk mewujudkan impian hidupnya, serta Wawwow (Ning Chutima), seorang penjual online yang neneknya juga dirugikan hingga kehilangan seluruh uang simpanannya.

Bersama-sama, mereka membentuk tim kecil yang bersiap menghadapi risiko besar demi membalas dendam.

Target mereka adalah Ud (Top Todsapol), pemimpin geng call center yang menjadi otak di balik semua penipuan tersebut.

Dalam misi ini, mereka mendapat bantuan OJ (Ton Tonhon), seorang hacker berpengalaman yang mampu menembus sistem digital geng tersebut.

Perlahan, aksi mereka berkembang menjadi operasi yang semakin berani dan berbahaya, dengan tujuan membongkar jaringan kriminal dan merebut kembali semua yang telah direnggut dari mereka.

Dalam perjuangan mereka, Or dan timnya tidak hanya menghadapi risiko fisik, tetapi juga dilema moral yang menguji batas kesabaran dan keberanian mereka.

Load More