Entertainment / Gosip
Minggu, 12 April 2026 | 10:00 WIB
Aldi Taher ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Aldi Taher mengklarifikasi jargon "Semua Milik Allah" kepada Ustaz Abu Takeru di Sarinah, Jakarta, pada 11 April 2026.
  • Klarifikasi tersebut dilakukan guna meredam kritik terkait penggunaan jargon yang dianggap perlu penjelasan lebih mendalam oleh ustaz.
  • Ustaz Abu Takeru menerima penjelasan Aldi Taher dengan baik setelah keduanya berdiskusi mengenai makna jargon tersebut.

Suara.com - Aldi Taher baru saja memberikan klarifikasi terkait jargon populernya "Semua Milik Allah" yang sempat menuai kritik. Sebab jargon tersebut sempat mendapatkan teguran atau sentilan dari Ustaz Abu Takeru 

Tak ingin ada salah paham, Aldi Taher langsung melakukan langkah tabayun atau klarifikasi kepada sang ustaz.

"Oh iya, alhamdulillah sudah tabayun juga. Karena semua milik Allah tertulis di Al-Qur'an," kata Aldi Taher ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 April 2026.

Aldi Taher ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

Aldi Taher kemudian menjelaskan makna lebih dalam dari jargon tersebut yang mencakup segala bentuk emosi manusia.

"Saya bilang waktu itu, stres milik Allah. Saya bilang, apa lagi? Bingung milik Allah," papar Aldi Taher.

Menurutnya, setiap ujian yang datang kepada manusia adalah bentuk kekuasaan Sang Pencipta yang harus dikembalikan kepadaNya.

"Kita diuji, siapa yang menguji? Allah. Saya pun suka kadang-kadang overthinking," akunya jujur.

Aldi bercerita bahwa sang ustaz telah menerima penjelasannya dengan baik setelah mereka saling berkirim pesan.

Aldi Taher ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

"Dan beliau juga bilang masyaallah kalau orang yang dikasih tahu insyaallah adem begini," kata Aldi menirukan ucapan ustaz.

Baca Juga: Aldi Taher Sujud Syukur Bakal Terbang ke New York Fashion Week, Siap Pamer Batik Lokal

Bintang film Leak ini menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat buruk selain ingin mengajak orang berlindung kepada Tuhan.

"Saya mah orang biasa, Aldi Taher tukang burger. Tapi saya nggak ada niat jelek," tegasnya lagi.

Ia berjanji akan terus menggunakan jargon tersebut agar dirinya tidak menjadi pribadi yang sombong.

"Kalau saya nggak gunakan kata-kata 'Semua Milik Allah', takabur," pungkas Aldi Taher.

Load More