Adegan emosional hadir, tapi langsung hilan, bahkan sebelum kita mengerti apa maksudnya. Akibatnya, penonton hanya melihat, tanpa benar-benar ikut merasakan.
Penampilan Laura Basuki juga terasa berada di posisi yang cukup sulit. Di satu sisi, dia tetap membawa kualitas akting yang cukup solid.
Namun di sisi lain, karakter yang dia perankan tidak selalu diberi ruang untuk berkembang secara utuh.
Beberapa ekspresi emosional terasa menggantung, bukan karena aktingnya lemah, tetapi karena fondasi adegannya sendiri belum cukup kuat menopang.
Visual Cantik yang Tidak Didukung Cerita Kuat
Soal visual, Yohanna jelas tidak pelit. Lanskap Sumba ditampilkan dengan indah, bahkan bisa dibilang menjadi salah satu daya tarik utama.
Sayangnya, keindahan tersebut sering terasa seperti berdiri sendiri. Film ini tidak selalu terhubung dengan emosi cerita.
Beberapa adegan tampak seperti kartu pos yang indah, enak dilihat, tapi tidak menambah banyak pada perjalanan batin tokohnya.
Pada titik tertentu, muncul perasaan bahwa visual mencoba menutupi kekosongan yang sebenarnya berasal dari narasi.
Baca Juga: Review Film Ghost In the Cell: Potret Kelam Lapas dan Sindiran Pedas buat Pejabat Korup
Bahkan beberapa adegan yang dimaksudkan untuk menunjukkan keindahan dan budaya asli Sumba terasa tidak nyambung dengan cerita.
Mereka hanya dipaksa masuk untuk menghiasi layar, tapi makna dan pesan yang disampaikan sangat amat kurang.
Film Penting yang Gagal Mengajak untuk Merenung
Menariknya, Yohanna tetap terasa sebagai film yang penting. Bukan karena eksekusinya yang sempurna, tetapi karena keberaniannya mengangkat isu yang jarang disentuh.
Film ini berbicara tentang iman, tapi tidak dengan cara yang nyaman, menunjukkan bahwa keyakinan bisa terasa seperti beban, bukan sekadar pegangan.
Dan di situlah letak kekuatan sekaligus kelemahannya. Film ini tahu apa yang ingin dibicarakan, tetapi belum sepenuhnya tahu bagaimana cara menyampaikannya.
Hasil akhirnya adalah karya yang penuh niat baik, penuh gagasan, tetapi masih terasa seperti draft yang belum benar-benar selesai.
Pada akhirnya, Yohanna adalah pengalaman menonton yang membuat kepala aktif berpikir, tapi hati tidak selalu ikut bergerak.
Sebuah film yang mengajak merenung, tapi penonton harus bekerja ekstra keras hanya untuk memahami apa yang sebenarnya ingin direnungkan.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya
-
Sinopsis Gentayangan: Baim Wong Bangkrut dan Diteror di Hotel Tua, Malam Ini di ANTV
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Ain, Film Horor Indonesia yang Siap Tayang di Rusia
-
Sinopsis Film 'Hope', Thriller Sci-Fi Zo In Sung yang Tembus Kompetisi Cannes 2026
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?