Entertainment / Gosip
Rabu, 15 April 2026 | 14:11 WIB
Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan [Instagram/@thebridestory]

Suara.com - Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan mendadak diwarnai riuh netizen di media sosial.

Bukannya fokus pada kebahagiaan mempelai, perhatian publik justru teralihkan pada isu miring mengenai hubungan komunikasi antara Rassya dengan ibundanya, Tamara Bleszynski.

Tak sedikit netizen yang melayangkan kritik tajam, bahkan mulai menyeret peran Wedding Organizer (WO) yang menangani acara tersebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kesalahpahaman.

Di platform Threads, sebuah unggahan menjadi viral karena secara terang-terangan menyalahkan pihak WO dalam mengatur koordinasi keluarga.

Akun tersebut mempertanyakan profesionalitas tim di balik layar dalam menjembatani komunikasi antara Rassya dan Tamara.

Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan [Instagram/@thebridestory]

"Kenapa gak ada yang nyalahin WO-nya? Kenapa gak ada yang nyari tau WO dia siapa dari mana? Soalnya ini salah WO! Alasan dia ceklis 1 terus kenapa dia gak followup lagi ke rassya biar ngebantu hubungi mamanya? Hah?" tulis salah satu netizen yang merasa ada kelalaian dalam manajemen acara.

Kritik ini berlanjut dengan dugaan adanya informasi yang tidak sinkron yang diterima oleh pihak keluarga.

"Info yang berbeda-beda," bunyi chat Tamara dan Rasyya yang dibongkar.

Ini menjadi poin utama yang disorot, di mana netizen merasa WO seharusnya bisa meminimalisir kepusingan pengantin dalam mengurus detail teknis agar tidak terjadi misinformasi.

Baca Juga: Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya

Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak Hilda yang berada di bawah naungan Bridestory memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan duduk perkara, terutama mengenai urusan busana keluarga.

Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan [Instagram/@thebridestory]

Dalam keterangannya, Hilda menekankan komitmen mereka untuk menghadirkan perencanaan yang hangat dan melibatkan kedua belah pihak keluarga.

Terkait isu busana, pihak WO menjelaskan bahwa pada saat final check, mereka telah memastikan seluruh kebutuhan terakomodasi, termasuk busana yang akan dikenakan oleh ibunda mempelai pria.

Awalnya, busana tersebut direncanakan untuk dijahit di Bali, namun pihak mempelai wanita mengonfirmasi adanya perubahan rencana di mana busana tersebut akhirnya disediakan oleh vendor di Jakarta dalam kondisi siap.

Pihak WO juga menegaskan bahwa jadwal fitting telah disesuaikan kembali di Jakarta untuk memastikan busana dapat dikenakan dengan sempurna pada hari pelaksanaan.

Terlepas dari polemik yang terjadi, banyak yang penasaran dengan layanan yang diberikan oleh WO kelas atas seperti Hilda by Bridestory.

Load More