Entertainment / Gosip
Jum'at, 17 April 2026 | 16:05 WIB
dr Gia Pratama minta maaf usai disindir warganet, pernah sebut pasien RSJ “Orang Gila”(YouTube/Raditya Dika)

Suara.com - Seorang warganet mendadak menyinggung seorang dokter yang selama ini dikenal soft spoken.

Melalui akun Threadnya @birendra_xys, warganet tersebut menceritakan kisah tujuh tahun lalu saat ada seorang dokter yang menyebut pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dengan sebutan orang gila.

"Ada dokter yang dipuji-puji netizen karena soft spoken. Tujuh tahun lalu, beliau pernah menyebut pasien RSJ dengan sebutan 'orang gila'," tulis akun tersebut dikutip dari unggahan yang dibagikan ulang akun @rumpi_gosip, Jumat, 17 April 2026.

Si warganet tak terima dengan sikap sang dokter yang menceritakan pengalamannya saat menangangi pasien RSJ dengan segala tingkah lakunya.

"Beliau menceritakan pengalaman dengan framing tingkah laku pasien RSJ sebagai sesuatu yang lucu," kata akun tersebut.

Sikap dokter yang terkesan menjadikan pasien RSJ sebagai bahan candaan karena tingkah lucunya itu membuat warganet tersebut merasa sedih.

Ia merasa bahwa semua pasien RSJ juga manusia biasa yang tak semestinya diperlakukan demikian.

"Terus terang sedih sih. Pasien RSJ kan juga manusia," ujarnya.

Baca Juga: Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP

Meski warganet tersebut tidak menyebut secara gamblang siapa sosok dokter soft spoken yang dimaksud, namun dr Gia yang selama ini memang terkenal dengan gaya komunikasinya yang lembut secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan di masa lalu yang dianggap menyinggung.

"lya, maafin saya ya kalau bikin enggak nyaman kamu waktu itu, cerita di X tentang waktu saya merawat pasien-pasien RSJ," kata dr Gia Pratama.

Dokter Gia Pratama (Instagram/giapratamamd)

Ia juga mengakui kesalahannya dalam penggunaan istilah yang tidak tepat saat itu.

"Maafin belum menggunakan kata ODGJ. Saya sangat memahami semua pasien RSJ itu manusia," imbuhnya.

Dokter yang kerap dibanding-bandingkan dengan dr Tirta itu lalu mengucapkan terima kasih atas kritik yang disampaikan keapadanya.

Ia berjanji ke depannya akan menggunakan bahasa yang lebih halus dan bisa diterima publik.

Load More