- Aktris Taraji P. Henson berperan sebagai pembunuh bayaran dalam film aksi-thriller berjudul Proud Mary.
- Film ini dijadwalkan tayang di Trans TV pada Selasa, 21 April 2026, pukul 21.00 WIB.
- Plot mengisahkan perjuangan Mary menyelamatkan seorang anak yatim piatu demi menebus kesalahan masa lalunya.
Suara.com - Aktris veteran Taraji P. Henson keluar dari zona nyamannya di drama dan komedi, menuju genre action-thriller yang intens melalui film Proud Mary.
Henson bertransformasi menjadi Mary Goodwin, seorang pembunuh bayaran profesional yang bekerja untuk keluarga kriminal paling berpengaruh di Boston.
Namun, di balik estetika poster yang mengingatkan kita pada era Blaxploitation tahun 70-an, film ini menawarkan narasi yang lebih personal tentang penebusan dosa.
Proud Mary akan tayang pada Selasa (21/4/2026) malam ini pukul 21.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
Cerita dimulai dengan Mary yang menjalankan tugas pembunuhan rutin. Namun, operasi tersebut meninggalkan seorang anak laki-laki bernama Danny (diperankan Jahi Di'Allo Winston) menjadi yatim piatu.
Setahun kemudian, Mary menemukan Danny hidup di jalanan, bekerja sebagai kurir untuk gembong narkoba saingan.
Didorong oleh rasa bersalah yang mendalam, Mary menyelamatkan Danny, yang secara tidak sengaja memicu perang wilayah antara bosnya sendiri, Benny (Danny Glover), dan kartel lawan.
Mary kini terjebak dalam posisi sulit: dia harus melindungi anak yang hidupnya telah dia hancurkan, sembari menghadapi loyalitasnya terhadap keluarga mafia yang telah membesarkannya.
Hubungan antara Mary dan Danny menjadi jantung emosional film ini, memberikan dimensi manusiawi di tengah desingan peluru.
Baca Juga: Charlie's Angel 2019: Aksi, Feminis, dan Penuh Gaya, Malam Ini di Trans TV
Proud Mary memiliki semua bahan untuk menjadi film klasik modern.
Taraji P. Henson memberikan performa yang karismatik; dia mampu beralih dari sosok pembunuh yang dingin menjadi figur ibu yang protektif hanya dengan tatapan mata.
Kehadiran aktor legendaris Danny Glover juga memberikan bobot tersendiri pada narasi, meskipun karakternya terasa kurang dieksplorasi lebih dalam.
Namun, kritik utama film ini adalah ketidaksesuaian antara pemasaran film dengan hasil akhirnya.
Trailer film ini menjanjikan aksi penuh gaya dengan iringan lagu ikonik Tina Turner, namun sutradara Babak Najafi justru memilih pendekatan drama kriminal yang lebih lambat dan konvensional.
Film ini dianggap terlalu bergantung pada formula lama film aksi tanpa memberikan inovasi yang berarti pada naskahnya.
Meski begitu, sinematografi yang menangkap sisi kelam Boston dan koreografi aksi di babak terakhir tetap memberikan kepuasan visual bagi penggemar genre ini.
Proud Mary mungkin bukan John Wick versi perempuan yang diharapkan banyak orang, namun film ini tetap menjadi catatan penting dalam karier Taraji P. Henson sebagai bukti bahwa dia mampu memimpin film aksi skala besar.
Bagi penonton yang menyukai kisah tentang penebusan dengan latar belakang dunia kriminal yang keras, film ini tetap layak untuk disimak.
Berita Terkait
-
Charlie's Angel 2019: Aksi, Feminis, dan Penuh Gaya, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Apex, Charlize Theron Diburu Psikopat Kejam di Tengah Alam Liar
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Ajak Penonton Hargai Momen Bersama Ibu sebelum Terlambat
-
Logan Lucky: Rencana Gila Merampok Arena Balap NASCAR, Malam Ini di Trans TV
-
Review Jujur Ghost in the Cell: Sentilan Tanpa Ampun Joko Anwar terhadap Borok Realita
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan